Bab 491
Bab 491
Avery tidak menanggapi Mrs.Cooper. Dia seharusnya tidak datang ke sini. Dia seharusnya
mendengarkan Mike. Shea memiliki teleponnya sendiri.
Jika Avery ingin berterima kasih padanya, yang harus diakukan hanyh meneleponnya dan
meminta untuk bertemu dengannya.
Begitu Avery tiba dintai dasar, dia berjn ke sofa dan mengambil tasnya.
Pada saat itu, sebuah Rolls-Roice hitam berhenti di hman depan.
Elliot ada di rumah.
Avery kecewa.
Jika dia turun satu menit lebih awal, maka dia tidak akan bertemu dengannya. Dia cukup kesal dan
ingin sendirian untuk mmpiaskan rasa frustrasinya.
“Rumah Tuan Elliot, Avery!” kata Mrs Cooper.
Jadi bagaimana jika dia ada di rumah? Avery menurunkan pandangannya dan berjn menuju pintu
depan dengan tasnya.
Elliot sudah melihat Pendayung yang diparkir di hman depan.
Dia tidak berharap Avery datang ke sini. Begitu dia keluar dari mobil, matanya yang dm
memperhatikan saat dia berjn keluar rumah. Elliot berjn ke mobil Avery dan menunggunya di
sana. Bahkan dengan angin mm yang sejuk, hatinya terasa seperti terbakar. Avery dengan cepat
tiba di depannya. Dia meliriknya dengan ringan,lu berkata, “Minggir.” Tubuh Elliot menegang. Dia
tidak tahu mengapa suasana hatinya sedang buruk. “Apakah kamu datang ke sini untuk
sesuatu?” Elliot bertanya dengan suara serak saat dia mencoba untuk tetap sabar. “Saya datang untuk
mencari kesengsaraan,” jawab Avery dengan mengejek diri sendiri. Elliot melirik ke arah mobil Avery
dan melihat Portia hitam diparkir di sebhnya. Itu adh mobil Zoe. “Shea sakit, jadi aku minta Zoe
datang menjenguknya,” dia menjskan,lu bertanya, “Apakah dia membuatmu kesal?”
“Jadi bagaimana jika dia mkukannya? Dia tamu kehormatanmu, dan aku bukan apa-apa,” kata
Avery dingin,lu mengeluarkan kuncinya dan membuka kunci pintu mobilnya.
Exclusive ? material by N?(/v)elDrama.Org.
Elliot mengulurkan tangan dan meraih lengannya.
“Kenapa kamu mengatakan sesuatu seperti itu, Avery? Jika kamu bukan apa-apa bagiku,lu
bagaimana dengan anak kita?”
Avery merasakan sakit di perutnya. Gej awal kehamnnya mereda lebih awal, jadi dia sering
melupakan fakta bahwa dia hamil.
Lebih dari itu, dia tidak ingin berpikir bahwa ada hubungan antara dia dan Elliot.
“Apakah kamu datang menemuiku?” Elliot bertanya ketika Avery tetap diam.
“Aku tidak,” kata Avery sambil menatap wajahnya yang tampan namun kuyu.
“Aku datang untuk menemui Shea. Aku tidak akan mengganggunya karena dia sakit.”
Dia naik ke kursi pengemudi dan memasang sabuk pengamannya. Elliot berdiri di luar pintu mobil saat
dia memperhatikannya dengan mata meny-ny. Penderitaan dm suaranya tidak tersamarkan
saat dia berkata, “Apa yang kamu inginkan dariku, Avery? Saya tidak perlu memohon kepada orang
luar jika Anda bersedia membantu saya. ” “Kenapa aku harus membantumu?” A sangat tidak
menatapnya karena matanya sudah memerah. “Kamu menyerah pada kami karena rahasia antara
kamu dan Shea. Bahkan jika aku mengatakan aku merasa seperti perusak rumah, kamu tidak pernah
mempertimbangkan perasaanku atau keadaanku. san apa yang harus aku bantu? Kamu bukan
satu-satunya yang terluka di dunia. Hati orangin juga bisa hancur!” Elliot melihat air mata berkuan
di sudut matanya. Rasanya seperti ribuan anak panah menembus jantungnya! “Avery, Shea adh
milikku…” Dia memutuskan untuk mengatakan yang sebenarnya.
tiba-tiba menatapnya. Dia mendengar nada dingin dm suaranya sendiri saat dia berkata, “Diam.
Jangan bng padaku. Aku tidak mau mendengarnya!”
Air mata akhirnya mi mengalir di wajahnya. Dia mengambil napas dm-dm, menykan mobil,
lalu mju ke kegpan mm. Elliot tetap di tempatnya berdiri dan melemparkan kepnya ke
bkang dm penderitaan yang tersiksa.
Previous Chapter
Next Chapter