Bab 330
Bab 330 Di kamar tidur utama di Starry River Vi, Avery th tidur karena jetg sejak dia kembali
pada pukul enam pagi.
La bergegas ke tempat tidur, memegang tangan ibunya,lu berteriak dengan suara seperti bayi,
“Bu! Bangun! Ada sesuata yang ingin kukatakan kepadamu! Cepat bangun!”
Samar-samar Avery mendengar suara putrinya,lu berjuang untuk membuka matanya
“Shea bng dia sekarat, Bu! Tolong smatkan dia!” La memohon saat melihat mata ibunya
terbuka.
Averyngsung tersentak bangun.
Dia duduk di tempat tidur dan melihat Shea berdiri di samping La.
Dia menarik napas dan ingin menk, tapi kata-kata yang akhirnya keluar dari mulutnya adh,
“Kenapa kamu pikir kamu sekarat, Shea?”
Nyonya Scarlet meny sebelum Shea bisa menjawab, “Dia kelhan sejak operasi. Dia slu lh
bahkan seth tidur sepanjang mm. Dia hanya lesu sepanjang hari…”
“Apakah dia sudah diperiksa di rumah sakit?” tanya Avery.
Nyonya Scarlet menggelengkan kepnya dan berkata, “Dokter Sanford mengatakan bahwa ini
adh reaksi pasca operasi yang normal dan dia hanya perlu lebih banyak istirahat.”
“Kamu dan Shea tidak berpikir ini normal, kan?”
Nyonya Scarlet ragu-ragu,lu berkata, “Saya tidak punya pendapat, jadi saya hanya mendengarkan
dokter. Namun, rasanya tidak enak melihat Shea seperti ini.”
“Bawa dia ke rumah sakit, ku begitu!” Avery mengh nafas. “Jika kamu bisa membawanya ke sini,
mengapa kamu tidak mengirimnya ke rumah sakit untuk pemeriksaan?”
“Saya sendiri tidak akan berani membawanya ke rumah sakit,” jawab Mrs. Scarlet dengan sedih. “Saya
khawatir itu akan mengecewakan Dokter Sanford.”
“Dia akan lebih marah karena kamu membawanya kepadaku.”
“Shea ingin datang ke sini. Tolong bawa dia ke rumah sakit untuk pemeriksaan, Nona Tate! Tuan
Foster tidak akan marah jika itu kamu.”
Avery terdiam.
Sebenarnya Nyonya Scarlet tidak ingin menyinggung Elliot dan Zoe sendiri, jadi dia ingin
menggunakan Avery sebagai kambing hitam.
Content ? provided by N?velDrama.Org.
“Saya mohon, Miss Tate,” pinta Mrs Scarlet sambil menundukkan kepnya.
Pada saat itu, Layle menimpali, “Bawa Shea ke rumah sakit, Bu! Dia tidak seperti ini
sebelumnya. Bagaimana jika dia benar-benar mati?”
“La, kamu…”
“Mama! La bukan orang jahat! Dia sudah sangat menyedihkan. Tolong bantu dia!” La menangis
dengan mata memerah.
Avery menyerah dan menyerah.
Dia mengirim anak-anak kembali ke sekh,lu mengantar Shea dan Mrs. Scarlet ke rumah sakit.
“Apakah kamu membawa ID apapun, Shea?”
Shea menggelengkan kepnya.
“Apakah kamu ingat nomor ID?” Avery bertanyagi.
“Shea tidak punya identitas apapun, Nona Tate,” jawab Nyonya Scarlet.
Avery kehngan kata-kata.
Bagaimana bisa?
Itu tak terbayangkan!
Setiap warga di Aryadelle memiliki beberapa bentuk identifikasi. Bahkan anak-anak di panti asuhan
memilikinya.
Mengapa shea tidak memiliki ID?
Avery tidak mengganggu lebih jauh.
Nyonya Scarlet tidak akan mengatakan apa pun padanya bahkan jika dia bertanya.
Beberapa saat kemudian, Shea berkata di kursi bkang, “Saya pikir Andh yang mkukan
operasi saya, Avery.”
Avery melihat keterkejutan di wajah Mrs. Scarlet di kaca spion.
“Itu bukan aku,” Averyngsung menyangkal. “Aku hanya membawamu ke rumah sakit untuk satu
pemeriksaan, Shea. Pergi ke Elliot jika sesuatu terjadigi. Mengerti?”
Mrs. Scarlet menangkap nada cemas dm suara Avery,lu dengan cepat berkata, “Maaf atas
mash ini, Miss Tate. Aku tidak akan membiarkan dia mengganggumugi.”
“Terima kasih atas pengertiannya,” kata Avery. “Saya mengerti,” kata Mrs Scarlet dengan wajah malu.
Previous Chapter
Next Chapter