Bab 149
Bab 149
Avery berbicara lebih dulu
Ccontent ? exclusive by N?/vel(D)ra/ma.Org.
“Besok adh akhir pekan. Apakah kamu bebas?”
“Pagi atau siang?” tanya Elliot.
Suaranya terdengar rendah dan serak, namun masih dipenuhi daya tarik yang sama dan sama
menariknya seperti empat tahunlu.
“Di pagi hari!” jawab Avery.
Peniannya terganggu oleh alkohol. Dia merasa sangat berani, jadi, dia berbicara tanpa memikirkan
semuanya.
“Ingah untuk membawa ID dan surat nikah Anda. Jika pertemuan kita berjn dengan baik, kita bisa
menandatangani surat cerai besok pagi sendiri!”
Elliot tidak menyangka Avery akan menjadi agresif seperti ini.
Itu benar-benar berbeda dari apa yang dijskan Chad.
“Kau akan menyesali ini, Avery,” kata Elliot saat jakunnya terayun-ayun di tenggorokannya, dan
genggamannya pada ponselnya mengencang.
“Aku tidak akan menyesalinya!”
Kata-kata Elliot th menyentuh hati Avery.
“Jika perceraian bengsung besok, saya akan mendapatkan beberapa kembang api dan
menykannya sma dua puluh empat jam ke depan!” kata Avery,lu tertawa terbahak-bahak.
Saat Elliot mendengarkan tawa menawannya, dia menyadari ada sesuatu yang tidak beres.
“Apakah kamu minum, Avery?” Dia bertanya.
Dia bahkan tidak pernah menyentuh setetes alkohol pun!
Tidak hanya dia minum sekarang, tetapi dia juga mabuk.
Kemarahan yang mengamuk tersulut di Elliot.
“Apa yang bisa kamukukan tentang itu?! Saya akan minum ketika saya mau. Tidak ada yang bisa
mengendalikanku!” Avery berteriak dengan angkuh.
“Kita akan bercerai besok!” Elliot mendesis dengan gigi terkatup.
Memang benar tidak ada yang bisa mengendalikan Avery.
Sebagai kep Teknologi Alpha, dia berni miliaran.
Mereka mungkin suami dan istri, tapi itu murni nama.
Tidak, hubungan mereka tidak adagi bahkan dm nama!
Semua orang di sekitar mereka tahu bahwa mereka th putus.
Karena itu mashnya, maka sudah waktunya untuk menghentikan pernikahan ini!
Avery bertepuk tangan.
Elliot marah dan menutup teleponnya.
Jika dia tetap berbicara di telepon, tekanan darahnya akan mencapai titik puncaknya.
Ketikayar ponselnya menjadi gp, Avery tertawa kering,lu jatuh kembali ke tempat tidur.
“Aku akhirnya bebas! Kami akhirnya akan bercerai!”
Avery terkekeh, menatapngitngit saat air mata panas mengalir dari sudut matanya.
“Elliot… aku merasa menyesal… aku menyesal bertemu denganmu. Aku menyesal menikahimu. aku
menyesal jatuh cinta padamu…
Keesokan harinya, saat sinar matahari masuk mlui jend, Avery menggosok matanya yang lh
saat dia berbaring di tempat tidur.
Kepnya berdenyut-denyut karena semua alkohol yang dia konsumsi mm sebelumnya.
Dia mengulurkan tangan untuk mengambil teleponnya,lu melihat pesan teks dari Elliot.
Dia th mengiriminya lokasi pertemuan pada tengah mm.
Avery meletakkan ponselnya dan memijat pelipisnya yang sakit.
Seth rasa sakit mi mereda, dia turun dari tempat tidur.
Avery tiba di kafe yang dipesan Elliot pada pukul sepuluh pagi.
Dia mengenakan gaun hitam dengan rambut ditarik ke bkang. Dia bahkan mengoleskan riasan
ringan.
Namun, riasannya yang indah tidak berhasil menutupi matanya yang lh dan merah.
Dia memesan secangkir kopi hitam.
Setengah jam kemudian, dia selesai dengan itu.
Avery melirik waktu,lu memesan cangkirgi.
Pukul sebs pagi, dia sudah menghabiskan cangkir kopi keduanya. Dia tidak memesan yang ketiga.
Avery mengeluarkan ponselnya dan memutar nomor Elliot.
Mereka th sepakat untuk bertemu pada pukul sepuluh, tetapi mengapa dia tidak terlihat? Apakah dia
berubah pikiran tentang perceraian, atau ada sesuatu yang terjadi?
Previous Chapter
Next Chapter