AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Saat Matanya Terbuka > Bab 102

Bab 102

    Bab 102


    Bab 102


    Avery berkata dengan sungguh-sungguh, “Elliot, aku tidak akan menerima uangmu, jadi jangan


    katakan hal seperti itugi.”


    “Kenapa kamu tidak menginginkan uangku? Apakah uang saya berbeda dengan uang orangin?” dia


    terdengar murung.


    Avery ragu-ragu sebelum menjawab, “Saya tidak ingin uang siapa pun, dan saya tidak ingin


    bergantung pada orangin.”


    Kata-kata Avery membuat Elliot terdiam.


    “Aku mau tidur, jangan ganggu aku.”


    Avery berguling, memunggungi pria itu. Melihat punggungnya yang ramping, Elliot menutupinya


    dengan selimut, tapi dia segera melepaskannya.


    “Aku akan menggunakan milikku, dan kamu akan menggunakan milikmu. Jangan sentuh aku.”


    Ada dua selimut di tempat tidur, dan Elliot ditutupi dengan yang lebih tebal, sedangkan Avery


    menggunakan yang ringan. Namun, pemanas di kamar dihidupkan, jadi ruangnya


    hangat.


    “Kamu harus menggunakan yang tebal, dan aku akan menggunakan yang tipis,” kata Elliot ramah. Dia


    rtif lemah dan merasa kedinginan, jadi dia pikir dia juga kedinginan.


    “Apakah kamu mencoba memberiku serangan panas?” Avery berkata terus terang, “Tiduh. Kamu


    harus pergi sebelum ibuku kembali besok pagi. Anda benar-benar memengaruhi hidup kami dengan


    tetap di sini. ”


    Elliot menutupi dirinya dengan selimut. “Oke.”


    Sepuluh menit kemudian, Avery meraih teleponnya dan berbalik ke arahnya. Dengan bantuanmpu


    teleponnya, dia melihat Elliot. Matanya terbuka, dan mereka gp dan dingin dm cahaya redup.


    “Kenapa kamu belum tidur? Apakah kamu kedinginan?” tanya Avery.


    Elliot menjawab, “Sedikit. Apakah kamu merasa hangat?”


    Avery mengenakan kemeja lengan pendek, dan dia hanya menutupi bagian atas tubuhnya dengan


    selimut. Seh-h mereka berdua berada di musim yang berbeda.


    “Jangan pedulikan aku… aku akan mengambilkanmu selimut…” Avery duduk.


    Elliot meraihnya dan berkata, “Beri aku setengah dari milikmu.”


    “Oh…”


    Avery memberinya setengah dari selimutnya. Namun, sekarang satu-satunya cara dia bisa menutupi


    dirinya adh jika dia bersandar ke arahnya. Menyadari hal ini, dia dudukgi, mencoba mengambil


    selimut.


    “Jangan bergerak… aku sedang mencoba untuk tidur.” Dia mengulurkan tangannya yang panjang dan


    menariknya kembali.


    Rosalie sedang duduk di sofa di rumah Elliot. Dia sangat marah sehingga dia bahkan melewatkan


    makan mm. Seth pengemudi kembali dari mengantarkan barang-barang Elliot, Rosalie mi


    menanyainya.


    “Apakah rumah sewanya kecil?”


    Sopir menjawab, “Ini kecil. Seluruh rumah tidak sebesar ruang tamu di sini.”


    Rosalie melirik ke ruang tamu, dan tekanan darahnya naik.


    “Ketika saya pergi, ibu Avery sudah pergi untuk menginap di hotel. Hanya Tuan Forester dan Avery


    yang ada di rumah.”


    ? N?velDrama.Org - All rights reserved.


    “Avery ini… Apakah dia akan mkukan sesuatu yang buruk pada Elliot?! Elliot sangat sakit


    sekarang. Bagaimana Anda bisa meninggalkannya sendirian dengannya? Di mana


    pengawalnya?! Pengawal itu tidak boleh meninggalkannya!” Rosalie sangat prihatin.


    “Seharusnya tidak apa-apa …” Sopir itu tergagap dan menjskan, “Saya mendengar dari pengawal


    bahwa mereka berdua mkukannya … mkukannya pada siang hari … Mereka seharusnya masih


    memiliki perasaan satu samain.”


    Rosali terkejut. “Elliot sangat sakit! Bagaimana dia masih punya energi untuk mkukannya! Avery


    memang vixen! Aku akan membawa Elliot kembali! Jika dia terus tinggal bersamanya, bukankah dia


    akan kelhan!”


    Sopir itu menatap penuh pengertian pada Mrs. Cooper.


    Mrs Cooper segera berbicara dengan Rosalie. “Jika Anda pergi, saya khawatir Tuan Elliot akan


    berbalik mwan Anda. Anda harus kembali dulu, dan saya akan meminta sopir untuk menjemputnya


    besok pagi.


    “Aku pikir kamu juga th dicuci otak oleh Avery!” Rosalie mengibaskan lengan Mrs. Cooper.


    Mrs. Cooper mundur duangkah, tidak berdebat dengan Rosalie.


    “Bawa aku ke tempat Avery tinggal. Saya hanya akan tinggal di luar dan melihat, dan saya tidak akan


    masuk!” Rosalie berkata kepada pengemudi.


    Sopir segera membantunya.


    Empat puluh menit kemudian, Rosalie melihat distrik perumahanma tempat Avery tinggal, dan dia


    duduk di dm mobil, tidak dapat menahan air matanya.


    Previous Chapter


    Next Chapter
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul