AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Saat Matanya Terbuka > Bab 95

Bab 95

    Bab 95


    Bab 95


    Rosalie masih merasa sedikit khawatir dengan posisinya. Lagip, Elliot hampir berakhir


    hubungan mereka karena wanita ini.


    Sekitar tengah mm, demam Elliot mereda, dan dia akhirnya bangun. Cahaya oranye hangat


    menerangi ruangan. Dia duduk dan melihat Chelsea berbaring di tepi tempat tidur, tertidur lp.


    Elliot mengerutkan kening, turun dari tempat tidur, dan meninggalkan kamar.


    Keesokan paginya, Chelsea bangun dengan tempat tidur yang kosong dan hati yang


    kosong. Kemudian, dia segera turun untuk mencari Elliot.


    Nyonya Cooper terkejut, dan dia berseru, “Saya sudah turun, tetapi Tuan Elliot belum turun!”


    Chelsea tercengang. “Dia tidak ada di kamar! Aku turun hanya karena dia hng.”


    Mrs Cooper menjadi cemas. “Kebaikan! Tuan Elliot tidak bisa menghng begitu saja!”


    Content rights by N?velDr//ama.Org.


    Saat dia mengatakan itu, Mrs. Cooper beri ke atas. Dia dan Chelsea menggeledah semua kamar di


    lantai dua, tetapi mereka tidak dapat menemukan Elliot.


    Chelsea menangis tersedu-sedu. “Ini semua shku… Aku tidur sangat nyenyak tadi mm, dan aku


    tidak menyadari dia bangun dari tempat tidur sama sekali…”


    Mrs. Cooper bergegas turun dan berkata, “Saya akan bertanya pada penjaga gerbang. Jika Tuan Elliot


    keluar, akan ada rekor.”


    Seth beberapa saat, Mrs. Cooper mendapatporan dari penjaga gerbang: Elliot tidak pernah


    pergi. Nyonya Cooper mengumpulkan para pyan dan mi mencari di v.


    Seth setengah jam, semua orang berkumpul di ruang tamu.


    “Dia tidak ada di hman depan.”


    “Dia juga tidak di hman bkang.”


    “Tidak terlihat dia di gudang atau tempat parkir.”


    “Semua kamar dintai dasar th digeledah… kecuali kamar Nyonya.”


    Seth mendengarkanporan semua orang, Mrs. Cooper berjn menuju kamar Avery. Dia


    mendorong pintu terbuka dan segera menarik napas lega. Elliot sedang berbaring di tempat tidur


    Avery, tidur nyenyak.


    Nyonya Cooper dengan cepat keluar dari ruangan dan berkata kepada Chelsea, “Nona Tierney, Anda


    harus kembali! Kemudian, jika Tuan Elliot membutuhkanmu, dia akan menghubungimu.”


    Chelsea marah. “Kenapa dia berbaring di tempat tidur Avery? Bukankah mereka


    bertengkar? Situasinya sangat buruk sekarang… Kenapa dia-”


    Nyonya Cooper meny, “Jika Anda tidak berada di kamar Tuan Elliot tadi mm, dia tidak akan


    datang ke kamar Nyonya untuk beristirahat. Tuan Elliot membenci orang luar di kamarnya.”


    Chelsea terisak dan tersedak, mengucapkan, “Apakah saya orang luar? Aku sudah bersamanya


    sma sepuluh tahun—”


    Nyonya Cooper menjawab, “Nona Tierney, saya tahu Anda mengmi masa sulit, dan itu tidak mudah


    bagi Anda. Tapi kamu tidak bisa memaksakan cinta sepihakmu pada orangin.”


    Chelsea marah. “Beraninya kau berbicara padaku seperti itu?!”


    Nyonya Cooper menjawab, “Nyonya kami tidak pernah meneriaki para pyan karena dia adh bos


    kami. Saya tidak mengatakan bahwa Anda tidak sebagus Nyonya kami, tetapi saya hanya berharap


    Anda dapat menemukan kekuatan orangin dan menemukan kelemahan Anda sendiri pada saat


    yang sama.


    Mrs. Cooper mungkin juga mengatakan bahwa Chelsea tidak sebaik Avery.


    Chelsea meninggalkan rumah Elliot dengan penuh amarah.


    Elliot keluar dari kamar Avery pada pukul dpan pagi. Seth istirahat semman, suhu tubuhnya


    sekarang normal. Namun, dia masih sakit kep, dan anggota tubuhnya lemah. Ketika Mrs. Cooper


    melihatnya keluar, dia segera membawakan semangkuk sup panas untuknya.


    “Tuan Elliot, Nyonya kembali untuk menemui Anda tadi mm.” Mrs Cooper terus menatap wajahnya


    saat dia berbicara.


    Elliot memegang mangkuk, tapi dia tidak meminum supnya. Sebaliknya, dia memandang Mrs. Cooper,


    menyuruhnya mnjutkan.


    “Anda sedang tidur ketika Nyonya datang ke atas untuk menemui Anda. Nona Tierney menyeka


    keringatmu,” kata Mrs. Cooper, “Itu shku. Saya memintanya untuk naik ke atas untuk menemui


    Anda, tetapi saya tidak tahu bahwa Nona Tierney akan sangat sulit diatur.”


    “Jangan biarkan dia masuk ke kamarku di masa depan,” kata Elliot dengan suara serak.


    Karena tidak ada orang di v, Nyonya Cooper dengan k-kan mporkan, “Ya, Tuan Elliot. Tadi


    mm, Nyonya Rosalie dan Nona Tierney berbicara kasar kepada Nyonya. Nyonya mengambil


    kopernya dan pergi, dan saya khawatir dia tidak akan kembali dan tinggal di sinigi.”


    Previous Chapter


    Next Chapter
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul