AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Saat Matanya Terbuka > Bab 77

Bab 77

    Bab 77


    Bab 77


    Avery terganggu sampai sebuah pikiran tiba-tiba muncul di kepnya.


    “Apakah Elliot ada hubungannya dengan apa yang terjadi pada Cole Foster?” dia bertanya.


    Ben tercengang.


    “Menurutmu mengapa dia mkukannya? Bukankah Cole Foster membuat dirinya bermash dengan


    perjudiannya? Apa hubungannya dengan Elliot?”


    Avery meneguk air,lu berkata, “Dia bng dia yang merencanakannya. Dia bahkan menyuruhku


    berlutut dan memohon.”


    Ben kehngan kata-kata.


    Dia mengambil gs airnya sendiri dan menyesapnya,lu berkata, “Apa yang kalian berdua


    lakukan? Pasangan mana yang slu bertengkar seperti kalian berdua… Ternyata kalian berdua


    mkukannya dengan sengaja. Apakah kalian berdua menemukan kegembiraan dm bertarung satu


    samain ?! ”


    Tentu saja, Avery menk untuk mengakuinya.


    “Aku tidak punya hobi yang aneh. Dih yang slu memprovokasi saya.”


    “Tepat! Aku yakin dia juga merasakan hal yang sama!”


    ? N?velDrama.Org - All rights reserved.


    “Ith tepatnya mengapa kita tidak akur,” kata Avery, meneguk airgi. “Perselisihan adh hal yang


    wajar dm suatu hubungan. Beberapa orang bahkan jatuh cinta semakin dm ketika mereka


    bertengkar.”


    “Kebanyakan pasangan putus semakin mereka bertengkar,” kata Avery. “Tidakkah menurut Anda


    Chelsea Tierney adh pertandingan yang lebih baik untuknya? Tidak ada yang sh dm sepuluh


    tahun mereka saling mengenal…”


    “Tidak ada yang sh karena tidak ada apa-apa di sana. Elliot tidak merasakan apa-apa untuk


    Chelsea.”


    “Begitu… aku hampir lupa…”


    Yang dia cintai adh wanita yang terlihat seperti seorang putri.


    Seth makan siang, Avery naik taksi ke Tate Industries.


    Ben mengirim kemenangan hari itu kembali ke rumah Foster,lu pergi ke Sterling Group.


    Tentu saja, dia tidak lupa untuk memamerkan kemenangannya di depan Elliot.


    “Aku membelikannya tiga puluh satu hadiah pagi ini,” kata Ben. “Dia sangat senang.” Elliot mendongak


    untuk melirik Ben dan berkata, “Apakah kamu memaksanya?”


    Ben mengangkat alis dan berkata, “Bisakah Anda memberi tahu?”


    Elliot mengangkat alisnya dan diam-diam menyaksikan penampnnya.


    “Ketika saya memintanya untuk memilih gng, dia menatap kalung tertentu sma lebih dari tiga


    detik. Aku kembali untuk mengambilnya seth dia pergi.”


    Ben mengeluarkan sebuah kotak perhiasan dan membukanya, memperlihatkan sebuah kalung berlian.


    Berliannya kecil, jadi kalungnya tidak telu mahal.


    “Berikan padanya saat kau png mm ini,” kata Ben sambil memberikan kotak itu kepada Elliot.


    Elliot memainkan kotak itu dengan jarinya. Matanya yang tajam tertuju pada Ben ketika dia bertanya,


    “Bagaimana kamu


    membuatnya menerima hadiah itu?” “Aku memberitahunya bahwa ng tahun pertamamu seth


    keckaan itu akan datang-“


    Elliot mengerutkan kening,lu membentak, “Masih ada jn panjang sampai ng tahunku!”


    “Aku hanya membantumu menghiburnya,” kata Ben. “Dia tidak terlihat begitu bahagia di permukaan,


    tapi aku yakin dia bahagia di dm.”


    “Kau sama sekali tidak membantu,” kata Elliot dengan suara rendah.


    Ben tetap diam.


    “Berikan kuitansinya,” kata Elliot.


    “Tidak apa-apa! Ambih sebagai hadiah ng tahunku untukmu, ”jawab Ben.


    “Beri aku tanda terima!” Elliot meraung.


    Avery kembali ke rumah di mm hari. “Saya sudah mengirim semua hadiah ke kamar Anda, Nyonya,”


    kata Mrs. Cooper. Pipi Avery menjadi merah muda saat dia menjawab, “Terima kasih… Elliot sudah


    png?”


    “Dia kembali sekitar pukul empat sore.”


    Jantung Avery tiba-tiba mi berpacu. “Aku akan turun seth dia makan mm… aku akan ke


    kamarku.”


    Begitu dia berada di kamarnya, Avery mi mengeluarkan hadiah dari tas mereka.


    Dia tiba-tiba melihat kotak merah berbentuk persegi.


    “Kurasa kita tidak membeli ini hari ini,” gumamnya pada dirinya sendiri,lu membuka kotak itu.


    Kalung di dm kotak adh yang dia perhatikan dan temukan sangat cantik di toko perhiasan tadi.


    Previous Chapter


    Next Chapter
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul