Bab 880
Selena sangat mengenal gaya tulisan ini, js ditulis oleh Harvey, pita merah berkibar di pohon sakura yang besar, setidaknya
ada ribuan.
“Kak Selena, Paman Harvey yang menulisnya, aku yakin dia pasti sangat mencintaimu.”
Selena tidak banyak bicara, “Aku masuk dulu, mau melihat Nenek.”
Nenek terlihat lebih muda, menunjukkan bahwa hidupnya menjadi lebih baik dan juga
merasa aman.
Begitu tahu Selena datang, Nenek sangat ramah dan murah hati,ngsung mengambil seekor ayam dari kandang ayam.
“Selena datang juga, akhirnya seth menunggumu, lihat—lihat kamu kok jadi kurus begitu? Aku akan sembelihkan ayam
untukmu agar tambah nutrisi.”
Selena tidak bisa menk, akhirnya pergi ke dapur untuk membantu Nenek.
Ternyata dapur mereka semua modern, hari-hari saat tidak mampu membeli daging pun
sudah belu.
“Nenek, George sudah kembali nggak png?”
Nenek sambil mencuci beras menjawab, “Sudahma sekali aku nggak bertemu dengan anak itu, tapi dia slu meneleponku
setiap beberapa waktu untuk kasih kabar.”
Selenangsung berbinar, “Berapama sekali kira—kira?”
“Hm, sekitar dua atau tiga bn.”
“Kapan terakhir kali dia menghubungimu?”
“Waktu hari Sembn Kembar. Aku masih sangat ingat.”
Selena segera mengeluarkan ponselnya untuk memeriksa, ‘Hari Sembn Kembar tahun ini jatuh pada tanggal 23 Oktober, apa
dia akan menghubungi Nenek dm waktu dekat?*
“Nenek, ada sesuatu yang sangat penting yang ingin aku minta tolong padamu.”
“Jangan bng begitu, pu kecil kita ini berutang banyak padamu hingga ada kehidupan yang baik saat ini, sma hal itu bisa
akukukan, aku pasti akan mkukannya tanpa ragu.”
Selena memberi beberapa instruksi kepada Nenek, kemudian tinggal di pu dengan Luna.
<
1/3
Di sini sangat aman, Selene tidak perlu menunjukkan wajah.
Sin Harvey, ada musuh yang ingin dia mati.
Fasilitas di pu ini sudah sangat lengkap, tinggal di sini bukah mash.
Setiap hari Dn akan menghabiskan waktu dengan bermain bersama Luna di pu yang Setiap hari Dn akan
menghabiskan waktu penuh dengan pantai, Luna juga sangat menyukai pu ini.
Selena melihat pasang surut, matahari terbit dan terbenam.
Dia mengira Harvey akan segera menemukannya, tetapi kenyataannya tidak.
Seperti bayangan yang slu menghantui hati, Selena tidak pernah tahu kapan iblis itu akan datang.
Mungkin ... Harvey tidak akan datanggi.Exclusive content from N?velDrama.Org.
Ponselnya berdering, yang menghubungi adh Olga.
Beberapa hari ini Selena sudah beberapa kali menghubungi Olga, tetapi tidak pernah diangkat.
“Hei orang sibuk, akhirnya kamu tahu cara menghubungiku.” Selena tahu tentang hubungan Olga dengan Yosef, Olga tidak
mengatakannya, dia juga tidak bisa seenaknya membongkar, jadi dia harus berpura—pura dengan nada yang sama seperti
sebelumnya.
“Aduh, aku sedang sibuk bkangan ini. Setiap kali aku ingin membs pesanmu, hari sudahrut mm. Aku nggak mau
mengganggu istirahatmu. Maaf, ya.”
Suara Olga terdengar santai dan senang, jadi tidak membuat orangin curiga.
“Kamu ada di mana? Bisa ketemu?” tanya Selena dengan coba—coba.
Olga melihat salju lebat di luar
bangsal sembari tersenyum pahi
“Mungkin n galebisa, GRU. tnasih
| pee \: ee ee ee
The Novel will be updated first on this website. Come back and
continue reading tomorrow, everyone!