Bab 806
+18 BONUS
Gadis kecil itu sudah menn beberapa teguk airut, sin itu sudah dm keadaan sangat
ketakutan, tubuhnya gemetar dengan tidak terkendali,
“Jangan takut, Ibu datang menymatkanmu.” Selena ingin menenangkan emosi si gadis kecil.
Bagaimanapun, gadis ini masih sangat muda, ditambah situasinya kacau dan berisik. Kapal bajakut
makin mendekat dan Paman Mike sudah memerintahkan orang untuk menembakkan meriam air
sebagai serangan balik terhadap kapal bajakut.
Nyawa gadis kecil ini tergantung pada seutas benang, dia sangat ketakutan, jadi bergerak dengan g.
Selena mengangkatnya ke permukaan air dengan segenap tenaganya, tetapi si kecil terus bergerak,
dan membuatnya jadi mi lh dan kekuatannya menurun dengan cepat.
Ombaknya besar, Selena sudah minum beberapa teguk airut. Dia masih berusaha keras
mengangkat
anak itu, takut si kecil tersedak.
Namun, dia merasa kekuatannya seperti diambil orang, membuat tubuhnya melemah.
Selena merasa ini gawat. Jika terus seperti ini, dia dan anaknya akan mati.
Pada saat ini, dia membenci dirinya sendiri karena tidak memiliki tubuh yang sehat, bahkan dia tidak
mampu menymatkan buah hatinya.
Hujan deras jatuh tanpa ampun daringit yang memukuli wajahnya, tubuhnya mengapung–apung di
Dia membenci kekejaman takdir dan dirinya yang tidak berdaya. Susah payah dia akhirnya
menemukan
anak kembarnya.
Kenapa harus pada saat seperti ini?
Juga terjadi pada situasi semacam ini?
Dia yang awalnya bertekad, pehan mi berubah pikiran, bahkan jika dia berhasil smat dari
bencana, apa yang bisa diakukan?
Bajakut pasti sudah mengincar mereka.
Naik atau tidak naik kapal, sama–sama akan mati.
+15 BONUS
Selena memeluk buah hatinya erat–erat, tenaganya sudah habis, dengan cahaya api, dia dengan
lembut
menatap anaknya.
“Sayang, syukuh. Ibu akhirnya bisa bertemu denganmu. Maaf, baru bertemu sudah harus berpisah
Dia sedikit mengendurkan tubuhnya,lu mencium lembut dahi anaknya, “Sayang, Ibu sangat
mencintaimu. Jangan takut, baik hidup atau mati, Ibu akan slu bersamamu.”
Dia sudah siap untuk mati, memeluk anaknya pehanhan dan tenggm ke dm airut.
Tiba–tiba, terdengar suara teriakan pria daringit, “Nona!”
Air sudah menutupi tenggorokannya hingga hampir mencapai dagu. Selena mengangkat kepnya
dan melihat sosok tinggi besar melompatngsung keut yang terbakar.
Sedangkan di bkang kapal bajakut, dia seperti melihat dua kapal raksasa yang lebih besar, yaitu
kapal perang! Dan itu adh kapal perang Negara Arama!
Dm adegan yang sama, hal ini membuat Selena teringat pertemuannya diut dengan Harvey.
Saat Selena masih mmun, pria itu sudah jatuh ke dm air, tubuhnya yang kuat mengangkat dia
dan
anaknya keluar dari permukaan air.
“Kamu baik-baik saja?”
Text property ? N?vel(D)ra/ma.Org.
Sebenarnya dia tidak bisa mendengar suaranya dengan js di tengah suara tembakan.
Air mata mi mengalir dari mata Selena, dia smat.
“Akhirnya kamu datang.”
Kedua mata Selena menghitam, dia sepenuhnya tak sadarkan diri di pelukan pria itu.
Pandangan Gio tertuju pada wajah Selena dan anak ini. Gadis kecil ini, juga anakkiki yang tadi.
Dia juga seperti menyadari sesuatu. Seketika matanya berbinar dengan sukacita yang luar biasa.
Dengan adanya dukungan kapal perang, para perompak dihajar sampai terguling–guling, bahkan
sebelum mereka naik ke kapal, mereka sudah terpecah b?.
Selena hanya pingsan sebentar, kesadaran meminta pertolongan membuatnya bangun dari tidur
dengan
cepat.
2/3
+15 BONUS
Ke mana pun dia memandang, hal pertama yang dia lihat adh tubuh Glo yang basah kuyup,
“Nona, bagaimana keadaanmu? Kamu … ”
“Anak itu.” Selena memegang erat lengan Glo dan bertanya, “Di mana gadis kecil itu? Dia masih hidup
atau mati?”