Bab 804
Selena melihat jam tangannya, sanya pada jam ini Gio akan membawakan buah–buahan untuknya.
tetapi hari ini Gio pergi ke mana?
Di bawah cahayampu kuning yang redup, dia melihat tetesan air hujan yang menghantam kaca.
Sudah turun hujan.
Dia benci cuaca seperti ini, dia tidak merasa mengantuk sama sekali saat berbaring di tempat tidur, jadi
dia memakai earphone untuk menjernihkan pikirannya.
Entah sudah berapama tubuhnya yang terguncang hebat membuatnya mendadak membuka
matanya.
Terjadi mash!
Jangan–jangan bajakut datang?
Selena segera melepas earphone–nya seth mendengar suara gaduh di luar.
Sepertinya benar–benar terjadi mash!
Selena sangat berhati–hati, dia tidak tahu apa yang terjadi di luar pintu dan tidak berani bergerak
sembarangan, dia menunggu dengan tenang kabar dari Gio.
Namun, Gio tidak segera masuk seperti yang Selena harapkan, Selena tidak bisa menahan perasaan
gugupnya, kemudian lebih dulu mendorong pintu danngsung menerobos keluar.
Pandangannya bukah kapal yang terbakar, tetapi tertarik oleh suara anak kecil.
“Tolong!”
Ini suara anak yang sangat kecil.
Dari mana asal suara ini?
Mendadak sikap keibuan Selena meluap. Dia tidak peduli anak itu dari keluarga mana, entah jebakan
atau tidak, dia beri cepat ke depan.
Dari sudut, dia melihat seorang anakkiki yang sedang memegang tangan kecil dengan erat,
sedangkan di luar pagar ada seorang anak perempuan yang tergantung di udara.
Astaga!
1/3
dirinya sendiri.
Pada saat ini, Ravi th menghabiskan semua tenaganya, hanya saja tetap tidak dapat menahan
Luna,
Dia hanya bisa menatap tangan kecil Luna yang terus tergelincir dari tpak tangannya dengan mata
berkaca–kaca.
“Kakak!”
“Nggak, jangan!”
Pada saat yang sama ketika Luna hampir jatuh, tangan besar yang muncul di udara menangkap
tangannya dan mencegah tubuhnya agar tidak jatuh.
Ravi terkejut saat melihat wanita yang baru saja muncul di sampingnya mengenakan ma.
Setengah tubuhnya menjulur keluar pagar, tubuhnya sangat kurus, terutama tangan yang menahan
Luna
benar–benar seperti kulit dan tng.
Selena merasa lega, untung saja dia berhasil mengejar.
Gadis kecil itu menundukkan kep, tubuhnya bergoyang–goyang di udara dengan air mata yang
bercucuran.
Còntens bel0ngs to N?(v)elDr/a/ma.Org
Selena dengan lembut menenangkan, “Jangan takut, aku akan segera menarikmu.”
Mendengar suara wanita itu, si gadis kecil yang sebelumnya berpikir akan mati, pehanhan
mengangkat kepnya.
Dm sekejap kedua mata saling bertemu, seketika tatapan mereka menjadi bodoh.
Luna melihat wanita yang menariknya, wajahnya persis seperti foto ibu yang diperlihatkan oleh George
kepada mereka!
Meskipun wanita ini terlihat lebih lemah dan kurus daripada di foto, fitur wajahnya, mata dan alisnya
js adh Ibu.
Luna merasa seperti sedang bermimpi. Apa dirinya sudah mati, itu sebabnya bisa bertemu dengan
Ibu?
Selena juga terpaku saat melihat alis gadis kecil itu. Bagaimana mungkin wajah anak ini begitu mirip
dengan Harvey?
Benar–benar cetakan dari Harvey.
Mau tak mau dia berpikir dm hati. Jika anaknya masih hidup, pasti seumuran dengan anak ini.
+15 BONUS
Terkejut memang terkejut, tetapi Selena tahu yang paling penting sekarang adh menymatkan
anak
ini.
Tangan kirinya menarik si kecil, tangan ini yang pernah terluka di masalu. Meski sudah pulih, dia
tetap saja tidak bisa sepenuhnya seperti orang normal, dia tidak bisa mengumpulkan tenaga pada
tangannya.
Tepat saat dia akan menarik anak ini dengan tangan kanan, tiba–tiba peluru tepat menghantam.
“Duar!”
Kapal pun kembali bergoyang kuat. Di tengah cahaya api yang membara, Selena tidak berhasil
menangkap tangan anak itu.
Tubuh gadis kecil itu pun jatuh keut.
Sebelum jatuh, Selena mendengar suara, “Ibu!”
Kata sederhana itu justru menggelegar di telinga!