Bab 793
+15
BONUS
Begitu bertemu. Selenangsung bertanya, “Gimana kabar Bonbon?”
*Baik. Saya sudah meminta teman saya untuk menjaganya. Dia pasti akan merawatnya dengan baik.
Dokter Lewis khawatir orangin tidak menjaga Nona dengan baik, jadi dia sengaja meminta saya
untuk
menjaga Nona.”
“Ku begitu, mohon bantuannya.”
Selena berbalik dan kembali ke kamarnya seth mengatakan itu. Apa itu khaynnya?
Saat bertemu dengan orang yang seharusnya sudah berpisah, dia tidak merasa senang sama sekali,
minkan merasa agak aneh.
Seh orang ini seharusnya tidak muncul di sini, tetapi san kemunya itu masuk akal.
Indra keenam Selena memberitahunya ku dia bisa menjauhi orang itu.
Sin itu, tinggal teluma dengan seseorang yang tidak diketahuitar bkangnya bukah hal
yang baik. Tanpa sadar, dia ingin menghindari Gio.
Beberapa hari berikutnya, Selena slu tinggal di dm kamar, bahkan tidak pergi makan di luar.
Gio menyajikan makanan ke hadapannya dan Selena mengucapkan terima kasihlu menutup pintu.
Mereka tidak mengobrol sepanjang hari.
Gio tetap terlihat biasa–biasa saja dan tidak mengabaikan tugasnya. Dia slu mengirimkan makanan
tiga kali sehari tepat waktu setiap hari, menyiapkan teh tarik serta buah segar khusus untuk Selena di
sore hari, dan bahkan mengupas serta memotong apel agar mudah dimakan olehnya.
Meski terlihat kasar, sebenarnya Gio punya hati yang lembut.
Selena memegang gs berisi anggur yang Gio berikan dengan pandangan yang penuh pemikiran.
Dulu,
Solona slu diberi maka
oleh Bi Mia. Selena tidak suka merepotkan orangin, jadi dia tidak
pernah memberi tahu Bi Mia tentang makanan kesukaannya.
Entah itu makanan atau buah–buahan, Selena akan makan apa pun yang Bi Mia berikan.
Meski Lewis pernah merawatnya, Selena juga tidak pernah sengaja meminta makanan yang
diinginkannya sehingga Lewis juga tidak tahu hal ini.
+15 BONUS
Namun, sejak dia naik kapal, makanan utamanya adh buah–buahan yang dikirim dengan variasi
yang berbeda setiap hari. Pada dasarnya, semuanya adh rasa yang dia sukai.
Bahkan Bi Mia saja terkadang membuat satu atau dua hidangan yang tidak disukainya, tetapi sma
beberapa hari di kapal ini, dia tidak melihat satu pun hidangan yang tidak disukainya.
Dari segi probabilitas, ini sangat tidak mungkin. Sementara hanya ada satu orang di dunia ini yang
benar
-benar mengenalnya dengan baik.
Seth dua jam, Gio datang untuk membersihkan nampan makan Selena, tetapi dia melihat anggur
yang masih utuh,
“Nona, apa anggurnya telu asam untuk Nona? Saya sudah mencobanya, seharusnya tidak telu
asam.”
Selena berbaring ms–msan di tempat tidur sambil menopang dagu dengan satu tangan.
Ekspresinya terlihat dingin. “Aku nggak pernah bng aku nggak suka makanan yang asam, kenapa
kamu bisa tahu?”
Gio segera menjawab, “Bukannya semua gadis suka makan makanan manis? Saya yakin Nona juga
suka. Apa Nona suka makanan asam? Saya akan pergi ke dapur sekarang untuk mencari beberapa
buah yang asam untuk Nona. Oh ya, saya ingat ada beberapa aprikot yang asam.”
Saat melihat Gio berbalik untuk pergi, Selena segera memanggilnya, “Nggak usah, aku cuma nggak
nafsu makan. Tidur sebentar juga bakal sembuh.”
“Hari–hari diut lebih monoton dan membosankan, dan hari–hari seperti itu akan bengsung cukup
lama. Dokter Lewis khusus mengingatkan saya ku Nona harus makan tepat waktu dan
mengonsumsi nutrisi sebanyak mungkin agar bisa sembuh lebih cepat. Jadi, jangan takut merepotkan
saya. Ku ada mash, Nona bisa memberi tahu saya. Saya sudah dibayar untuk mkukan ini.”
“Baih, aku akan tidur sebentar.”
“Baik, saya ada di depan pintu. Panggil saya ku Nona butuh sesuatu.”
Selena melihat pintu ditutup. Barusan dia sengaja mengamati ekspresi Gio, tetapi seth dia
menanyakan ini, ekspresi Gio tidak berubah.
Ku Gio menyembunyikan sesuatu, dia tidak akan terlihat setenang itu dan tanpa rasa bersh.
Selena menggaruk–garuk pelipisnya. Gangguan psikologis yang disebabkan oleh Harvey benar–benar
membuatnya meragukan orangin.Text property ? N?vel(D)ra/ma.Org.