AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Antara Dendam dan Penyesalan > Bab 789

Bab 789

    Bab 789


    Selena menatapnya dengan bingung. “Ada apagi?”


    Gio mengeluarkan sesuatu dari sakuanya dan berkata dengan wajah yang agak canggung.


    “Mana ada ng tahun tanpa hadiah? Ini adh sesuatu yang saya minta di kuil saat saya masih


    berkna di luar. Ini sangat mujarab. Saya hampir mati beberapa kali tapi akhirnya smat dan hidup


    kembali dari ambang kematian. Jadi, saya ingin memberikannya kepada Nona Selena.”


    Terdapat sebuah liontin bn sabit di dm tpak tangan yang berwarna gp. Ada simbol


    kesmatan yang terdapat di lubang bagian dm liontinnya.


    “Nggak usah. Mana mungkin aku meminta simbol kesmatanmu?”


    Gio menyerahkannya dengan paksa ke tangan Selena. “Terimh, saya tidak mkukan pekerjaan


    yang berbahayagi. Saya harap ini bisa membawakan Nona keberuntungan. Ini bukan sesuatu yang


    berharga, semoga Nona tidak keberatan.”


    Selena melihatnya tetap bersikeras memberikannya. Bagaimanapun juga, itu adh niat baiknya.


    “Terima kasih. Ku begitu, aku akan menerimanya.”


    Seth menutup pintu, Selena memperhatikan kalung bn sabit itu dengan saksama dan menyadari


    ku kalung itu bukan terbuat dari rantai emas atau perak, minkan benang sutra berwarna–warni.


    Bahkan dia tidak tahu liontin ini terbuat dari bahan apa.


    Owned by N?velDrama.Org.


    stik tidak seperti stik dan juga tidak telu mirip dengan giok putih.


    Penampnnya cukup bagus. Selena juga berharap dirinya bisa menjadi lebih sehat, jadi dia


    memakainya di lehernya.


    Dia tidak meminta apa pun dan hanya ingin dirinya aman dan sehat.


    Selena tidur dengan nyenyak mm ini.


    Hubungan Selena dengan Gio tetap sama seperti biasanya. Gio juga tidak mendekati Selena duluan


    seth mkukan hal–hal itu. Dia masih mengingat aturan yang nonanya pernah katakan. Menjauh


    darinya saat tidak ada urusan dan tidak akan mendekatinya.


    Seth istirahat sma dua bn, tiga bn sudah belu sejak kemoterapinya selesai.


    Dampak negatif pada tubuh Selena sudah berkurang banyak. Dia sudah tidakgi menggunakan kursi


    roda dan bisa berjn sendiri.


    +15 BONUS


    Kehadiran Glo juga tidak begitu pentinggi.


    Dia mencari banyak informasi online dan menemukan ku Harvey tidak pernah kembali seth pergil


    ke Afrika. Artinya, kembali ke Kota Arama sekarang adh waktu yang paling aman baginya.


    Pada hari itu, Lewis dan Selena datang untuk melihatnya. Selena mengajukan permintaan. Dia


    berharap bisa png mlui jalurut agar lebih aman dan tidak terdeteksi saat menyelundupkan diri.


    “Kenapa harus kembali? Apa ada yang nggak memuaskan di sini?”


    “Nggak, aku hidup dengan senang, tapi aku masih punya urusan penting yang harus aku selesaikan di


    Arama. Dokter Lewis, aku hanya bisa merepotkanmugi.”


    Abel menggelengkan kepnya. “Nggak boleh, Kak Selena. Aku nggak akan keberatan ku Kakak


    pergi enam bngi. Tapi sekarang baru tiga bn, aku khawatir sama Kakak. Bukannya Kota


    Arama itu tempat yang membuat Kakak sedih? Kenapa Kakak masih ingin kembali?”


    “Aku punya san kenapa harus kembali.” Selena tidak bisa menjskan sannya.


    parano:


    berusaha keras untuk meyakinkannya, tetapi mereka juga khawatir dia akan pergi diam- diam, jadi


    mereka hanya bisa menyetujuinya.


    “Beri aku waktu beberapa hari. Aku akan mengatur semuanya dan kamu harus siap secara mental.


    Perjnanut nggak semudah itu. Ku menggunakan kapal kargo, kamu harus tinggal diut


    sma satu atau dua bn. Apa kamu bisa bertahan dengan banyaknya ombak diut?”


    “Bisa.”


    Sma dia bisa melihat anaknya, apa yang tidak bisa dia tahan?


    Wu itu hujan pisau, dia tetap harus kembali.


    Ibu vs


    yang tidak bertanggung jawab ini th kehngan bagian paling penting dari masa kecil anaknya dan


    hatinya penuh dengan keinginan untuk menggantinya.


    “Kami nggak akan memaksamu karena kamu sudah membuat keputusan. Tunggu kabar baik dariku


    saja.”


    “Terima kasih.”


    Selena menatap orang yang bermain dengan Bonbon di hman dan ragu beberapa detik sebelum


    berbicara, “Gio sangat baik, tapi aku nggak butuh pengawalgi. Apa kamu bisa memperkenalkannya


    pada pekerjaan yang baik?”


    Seh merasakan tatapannya, Glo melihat ke arah kaca dan tersenyum polos padanya,
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul