Bab 670
“Tuan Harvey, saya sudah menerima pesan dari kakakku! Anda tunggh di sini, biar aku yang
menangkap tikus busuk ini,” ujar Alex penuh semangat. Dia kemudian memimpin sekelompok orang
dan berjn masuk ke dm.
Material ? of N?velDrama.Org.
Akan tetapi, entah mengapa Harvey merasa cemas, padahal semua rencananya berjn dengan
mulus.
Melihat Alex yang pergi dengan penuh semangat itu, Harvey tiba–tiba merasa menyesal.
Dia mengulurkan tangannya, secara refleks ingin menghentikan Alex.
Nn mengmi cedera kaki beberapa bn yanglu. Meskipun sudah sedikit membaik, belum
sepenuhnya pulih. Oleh karena itu, Nn tidak ikut dm penangkapan tersebut.
Melihat ekspresi Harvey yang agak aneh, Nn bertanya dengan cemas, “Ada apa, Tuan Harvey?”
“Aku merasakan firasat buruk.”
“Jangan khawatir Tuan Harvey, Chandra slu bekerja dengan rapi. Hari ini, kita akan menjebak orang
itu dengan rencananya sendiri, seharusnya nggak ada mash. Sin itu, orang itu hanya sendirian.”
Harvey mengernyit dan berkata, “Seharian ini dia terus berkeliaran di pusat kota meski diikuti oleh
Chandra. Bisa saja dia sengaja mkukan itu untuk mempersiapkan jebakan di sini, ‘kan?”
“Maksud Anda …. kita yang sudah terjebak ke dm perangkapnya?”
Harvey melirik sekitarnya dan merasakan ada sedikit kejanggn.
“Ada kemungkinan itu. Suruh Chandra mundur dulu.”
Harvey sudah berkali–kali smat dari bahaya karena Instingnya. Kali ini juga sama, dia merasakan
ada
bahaya.
Nn tidak pernah meragukan keputusan Harvey. Dia segera mengirim pesan, menyuruh Chandra
dan
Alex untuk segera mundur.
Begitu pesan terkirim, tiba–tiba terdengar suara ledakan yang keras dari gudang di depan.
Alex yang belum masuk ke dm, terhempas jatuh karena ledakan itu dan terjebak di tengah kobaran
api. Dia merangka di tanah sambil berteriak ke arah gudang itu, “Kak!”
Tidak ada yang tahu apa yang terjadi di dmnya. Kejadian ini membuktikan bahwa insting Harvey
tidak
sh. Mereka sudah jatuh ke dm perangkap orang itu.
Api yang menyebar itu menimbulkan rentetan ledakan di sekitar.
“Tuan Harvey, ada perangkap, cepat pergi!”
Nn berteriak sambil beri ke arah Alex. Dia tahu Alex adh orang yang impulsif. Ledakan yang
mendadak ini membuat Alex kehngan akal sehat, reaksi pertamanya bukah menghindar,
minkan beri ke arah di mana kakaknya berada.
Nn dengan cepat menahannya dan berseru, “Cepatri, tempat ini adh pabrik tua yang
terbengki. Sin ledakan, akan ada banyak zat beracun.”
Kedua mata Alex penuh dengan air mata. Dia berteriak keras, “Kak! Kakakku masih di dm!”
*Bodoh! Kak Chandra ada di pusat ledakan! Tubuhnya sudah hancur ku dia nggak sempat
mrikan diri! Kupun dia belum mati, dengan kobaran api sebesar ini, dia nggak akan smat!
Profesi seperti kita ini dari awal sudah harus punya tekad kehngan nyawa kapan pun, “kan?”
“Aku nggak takut mati, tapi aku takut kakakku mati.”
“Kakakmu juga takut terjadi sesuatu padamu! Dengarkan aku! Cepat pergi, tempat ini nggak aman!”
Nn menarik Alex sambil beri. Suara ledakan di sekitar semakin keras. Gumpn asap hitam yang
terlihat seperti jamur itu muncul dari tanah dan ada cahaya api di dmnya. Sin itu, gas beracun
dan gelombang api mi menyebar ke sekitarnya..
Harvey akhirnya tahu apa yang dkukan orang itu sma beberapa jam sebelumnya.
Orang itu sungguh kejam.
Orang itu juga menggunakan trik yang sama dengan Harvey. Kewaspadaan orang itu sangah tinggi.
jadi kemungkinan dari awal dia sudah menyadari keberadaan Chandra.
Sekarang menyesal sudah tidak ada gunanya. Harvey menganalisis situasi dengan tenang. Jika orang
itu sengaja mempersiapkan jebakan ini, berarti target orang itu adh dirinya.
Oleh karena itu, apa yang terjadi di sini masih perman.
Seth memikirkan hal itu, tiba–tiba ada sinar inframerah menembus asap danngsung mengarah ke
dahi Harvey.