AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Antara Dendam dan Penyesalan > Bab 564

Bab 564

    Bab 564


    Seth itu, semua belu dengan tenang. Selena tetan duduk di sudut ruangan sambil bersandar


    pada pede


    Gioi


    Hampir setiap saat, tim si Galdi Kuning sesekali melempar tatapan benci ke taha


    Selena sadar bahwa mereka sedang menunggu, sungguh menanti momen yang tepat


    Seth benar–benar tiba di pu nanti, itu saatnya pertempuran dimi


    Seth menjnitihan sma sebn, Selena mencapai hasil yang sangat baik dan berhas


    menduduki posisi teratas.


    Sin dari tim si Glor Kuning, sepasang kembar dari keluarga Zuhri yang tidur bersama di pojok


    ruangan


    mencoba untuk membuat tim dengannya, tetapingsung ditk oleh Selena.


    Selena masih tetap menyendiri sambil beberapa kali mengamati wanita bermana Tisa. Semua orang


    tampak menjauhinya, bahkan tim si Gigi Kuning pun segan bertindak sembarangan di dekatriya,


    Wanita ini memiliki aura yang km, memberi kesan seram bagi Selena. Dia lebih suka bersembunyi


    di


    sudut–sudut yang gp.


    Sma orangin tak mengganggu dirinya, dia juga tidak akan mengganggu, Namun, ku sampai


    seorang saja ada yang mengganggunya, dia akan membsnya dengan ganas,


    Sma ini, Selena berusaha mendekati Tisa, tetapi Tisa tetap menjauhinya dan enggan berteman


    dengannya. Bahkan, dia tak pernah memperhatikan pa pun.


    Sebn ini, Selena dapat menjni ptihan khusus tanpa ada mash. Besok, mereka akan dibawa


    dan ditempatkan di sebuah pu terpencil.


    Juh total partisipan adh seratus orang, tetapi pada akhirnya, hanya ada sepuluh orang yang


    akan


    berhasil bertahan hidup.


    Esok harinya seth mentari terbit, Hendery segera membagikan tas pertolongan pertama kepada


    mereka. Seth menjskan aturannya, dia memandu semua orang naik ke pesawat.


    Langkah snjutnya, para peserta diharuskan melompat dengan parasut dan memilih satu dari empat


    pu besar untuk mendarat.


    Sebelum Selena melompat menggunakan parasut, dia melihat si Gigi Kuning dengan js sedang


    menempatkan tangan di leher dan membuat gerakan bak p mkukan pembunuhan ke arahnya.


    +15 BONUS


    Saat Selena melompat ke bawah, tim si Gigi Kuning juga ikut melompat. Mereka berseru gembira di


    atas.


    Selena, “Ohht


    Selenangsung membuka tas parasutnya, kemudian parasut besar meluncur keluar, sehingga


    kecepatan jatuhnya pehanhan menjadi stabil.


    Ketika Selena mengamati tempat mendaratnya dari atas, tiba–tiba dia menyadari bahwa kelompok si


    Gigi Kuning hadir di sekitarnya.


    Bahkan, mereka sengaja makin mendekatinya.


    “Halo, Bos. Kami sudah mengepungmu.”


    “Pcur kecil, aku ingin lihat gimana caramu kabur kali ini. Begitu sampai di bawah, kami akan


    menghabisimu!”


    Ragam kata–kata kotor terus bergema di sekelilingnya, pun Selena tetap tenang dan tak


    memedulikannya. Dia bukangi gadis kecil yang mudah dipermainkan seperti dulu.


    Selena mengontrol arah parasut sesuai kecepatan angin. Tersisa beberapa ratus meter dari


    permukaan


    tanah, semua orang pun bersiap mendarat.


    Akan tetapi, Selena berinisiatif untuk menyerang lebih dulu. Sgi arah angin terasa dan kekuatan


    angin


    dirasa meningkat, dia segera mendekati tepi parasut si Gigi Kuning,lu melempar pisau khusus tali ke


    arah tali parasutnya.


    Pisau tali itu segera melilit tali parasutnya. Dengan gesekan yang terus–menerus, tali parasut si Gigi


    Kuningngsung terputus kurang dari sepuluh menit.


    Si Gigi Kuning murka dan berteriak, “Dasar jng! Kamu memang sangat keji! Berhenti! Aku


    menyuruhmu untuk berhenti!”


    Selena hanya tersenyum dingin. “Pergi sana keut dan tenangkan dirimu!” pesannya.


    Selena makin mengeratkan pisau talinya, membuat si Gigi Kuning sungguh murka. Ketinggian itu di


    luar


    jangkauan jarinya, jadi dia hanya bisa menatap tali yang terpotong dengan terblak.


    Tanpa ada tali di satu sisi, parasutnya tidak akan sanggup menjaga keseimbangan hingga terseret


    angin.


    “Dasar jng, aku nggak akan melepaskanmu!”


    “Bos!”


    +15 BONUS


    Selena tidak ambil pusing. Pertama–tama, dia mencari tempat untuk mendarat dan memi proses


    pendaratannya sendiri.


    Meskipun mengmi beberapa kesulitan, untungnya dia berhasil mendarat dengan smat. Selena


    segera membersihkan diri dan meninggalkan tempat itu.


    Momen pendaratan turut menandakan diminya pertempuran yang sebenarnya.


    Selena tak punya tim, sehingga sangat berbahaya baginya saat bergerak sendiri. Melihatngit akan


    segera gp, dia harus segera menemukan tempat perlindungan sementara.


    Hanya digigitbaba beracun saja sudah bisa membuat Selenangsung mati.


    Exclusive ? material by N?(/v)elDrama.Org.


    Selena sudah menjadi seseorang yang berpengman dan siap menunjukkan bakatnya.


    Di ranselnya, ada biskuit yang cukup untuk makan sma tujuh hari. Dia juga berniat menyimpannya


    agar bisa dimakan dm babak final perlombaan.


    Selena membuat sebuah tempat perlindungan sederhana. Dia mengumpulkan sejuh buah liar dan


    akar–akaran tanaman di sekitar. Sin itu, dia juga mengumpulkan beberapa tanaman obat yang bisa


    dimanfaatkan guna mengobati luka jika perlu.


    Saat mm tiba,ngit dipenuhi bintang–bintang. Langit di sini tampak sangat bersih dan indah.


    Selena mengamatingit sambil berbaring. Sma beberapa hari ini, dia sangat sibuk hingga


    kesibukannya mengabaikan banyak hal.


    Hanya ketika merenung dengan tenang. Selena teringat akan kenangan–kenangan remeh di masal


    Sampai saat ini, Selena masih mkukan kebiasaan spontannya menempelkan tangan ke perut


    kecilnya.


    Pilunya, perut itu kosong serupa kosong di hatinya. Saat ini, hidup Selena seakan–akan tak ada


    maknanyagi.


    Larut mm th tiba.


    Hendery berdiri penuh hormat di bkang Harvey. “Tuan Harvey, Nyonya punya bakat yang sangat


    hebat. Sma satu bn, saya tak memberinya pekuan istimewa, tapi Nyonya berhasil


    meneyelesaikan semua tugas dengan sangat baik.”


    Harvey mendengarnya dengan wajah yang serius. Ini bukah hal yang diinginkannya.


    “Cukup. Biarkan dia bermain sejauh ini saja,” tegas Harvey.
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul