Bab 487
Selena menjni kehidupan yang sederhana dan tenang di rumah kecil itu. Saat ini, dia sedang duduk di sana sembari
membuat ukiran kayu. Sementara Lian, entah apal yang dkukannya, wajahnya terlihat sangat kesal. Dia mematikan ponselnya
dan menggerutu beberapa kali.
“Kamu ini kenapa sih?” ujar Selena sambil meliriknya seks.
Lian buru-buru mengangkat kepnya. “Ah, nggak apa—apa, kok. Oh iya, mendingan. kamu nggak usah lihat ponselmu
beberapa hari ini, isinya cuma berita—berita nggak
js.”
Selena tertawa kecil. “Berita yang kamu maksud itu soal pernikahan Harvey, ‘kan?”
“Kamu sudah tahu?”
“lya, berita itu ramai banget inte, mana mungkin aku nggak tahu?”
Lian memperhatikan ekspresi Selena dengan saksama. “Jadi, kamu nggak marah?
Bnlu, waktu Tuan Harvey menunda pernikahannya, kupikir dia mkukannya
demi kamu.*
“Marah? Kenapa aku harus marah? Ku marah, tandanya aku masih mencintai pria
itu. Memang, sih, cinta bisa bikin orang kehngan akal sehat dan jadi g, tapi buat
apa aku mkukannya?”
Wajah Selena yang tampak tenang, membuat Lian merasa bahwa wanita itu tidak
sedang berbohong. “Selena, ku kamu nggak mencintai pria itu, kenapa kamu mau
menikah sama dia?”
“Aku cuma bisa bng ku aku pernah mencintainya, tapi itu dulu.”
Selena meletakkan pisau yang ada di genggamannya. Kemudian, dia mengambil
mainan kecil yang sudah diukir dengan tangannya sendiri, seekor anak kucing yang
lucu.
“Bagus nggak?”
Sepertinya bagi Selena, Harvey tidak lebih penting daripada ukiran kayu yang ada di
tangannya saat ini.
Lian mengangguk. “Keterampnmu bagus banget! Bisa, tuh, bersaing dengan
tukang kayu tua itu.
Selena tersenyum. “Ah, kamu bisa aja. Menurutku ini masih belum bagus, kayaknya
aku masih harus banyaktihan, deh.”
Saat mereka berdua sedang mengobrol, tiba—tiba saja muncul Alex yang sudahma.
tidak terlihat.
Senyum Selenangsung memudar saat dia melihat kemu pria itu, wajahnya seketika berubah menjadi dingin.
Alex menggosok hidungnya dengan canggung. “Ehm, anu, Nyonya, Tuan
mencarimu karena ada sedikit urusan.”
Awalnya, Alex mengira Selena tidak akan menghiraukannya. Dia sama sekali tidak menyangka ku Selena menanggapi
ucapannya dan berkata, “Bagus, aku juga ada perlu sama dia.”
Selena merasa jika mash tentang identitas anak yang ada di dm kandungan.
Kezia tidah sesederhana itu.
Mungkin, ada dng di balik semua ini. Sayangnya, jika hanya mengandalkan kemampuannya sendiri, dia pasti tidak akan
mampu mengungkapkan
kebenarannya. Paling tidak, dm hal ini, dia memiliki tujluan yang sama dengan
Harvey.
“Baih, skan ikut denganku, Nyonya.”
Selena naik ke dm mobil bersama Alex, tetapi dia tidak melihat Harvey di sana.
Dia memejamkan matanya dan beristirahat, tidak berminat untuk mengucapkan sepatah kata pun. Suasana di dm mobil
menjadi begitu hening dan aneh.
Bahkan, Alex yang biasanya cerewet sekalipun tidak tahu harus bicara apa. Pn- pn, dia akhirnya berhasil menemukan
topik pembicaraan. “Nyonya, saran saya, sebaiknya Anda nggak melihat berita—berita yang ada di luar sana. Sebenarnya, satu-
satunya orang yang ada di hati Tuan cuma Nyonya seorang. Tuan nggak punya pilihan sin menikahi Nona Agatha. Nyonya
juga tahu sendiri, ‘kan, ku keluarga.
+15 BONUS
Wilson sekarang cuma terdiri dari Nona Agatha dan Tuan Besar saja.”
Selena memotong ucapan Alex dengan tidak sabar, “Harvey bebas menikah sama siapa aja, aku nggak peduli.”
Alex menatap Selena mlui kaca spion, mencoba mencari sedikit rasa kesal di wajah wanita itu.
Namun, Selena tetap terlihat tenang, tidak terlihat sedikit pun rasa kesal di wajahnya.
Menyadari jika Alex tengah
menatapnya, Selena pun
mengangkat kepnya dan bs
menatap pria yang ada di kursi
kemudi itu. The content is on
noveldrama.org! Read thetest
chapter there!
“Hubunganku dengannya sudah berakhir sejak dia menembakku.”
Alex membuka mulutnya, tetapi pada akhirnya dia tidak mengucapkan sepatah kata
pun.
Contentt bel0ngs to N0ve/lDra/ma.O(r)g!
Sh tetah sh. Tidak peduli
apa pun yang dkukan Harvey, dia
tidak akan pernah bisa memutar
kembali waktu. The content is on
noveldrama.org! Read thetest
chapter there!
Diam-—diam, Alex mengkhawatirkan Harvey.
Saat ini, Selena tidak mudah
dipengaruhi oleh apa pun. Matanya
sama sekali tidak memancarkan
kelembutan dan kasih sayang,
bahkan wajahnya terlihat tanpa
ekspresi. The content is on
noveldrama.org! Read thetest
chapter there!
Baru ketika mobil tersebut berhenti di kediaman keluarga Bet, Selena terlihat sedikit terkejut.
“Dia ada di rumah keluarga Bet?”
“lya, skan masuk, Nyonya.”