Bab 374
Saat mendengar nama Poison Bug, wajah Selenangsung menjadi serius. “Paman Calvin, aku nggak mau berbohong padamu,
orang—orang yang menculikku sebelumnya berhubungan dengan Poison Bug. Mereka bukan orang baik.”
“Aku tahu, dulu aku sangat membenci mereka. Mereka anggap nyawa manusia seks rumput liar, tapi mereka juga bisa
membangkitkan orang mati. Demi Maisha, aku nggak punya pilihanin.”
Selena tidak tahu apakah kali ini orang itu mengincar Maisha karena dia, tetapi orang dipenuhi niat jahat dan mungkin saja th
menggali lubangin untuk menjebak Calvin.
“Jika kamu mencari mereka, sama saja seperti berurusan dengan iblis.”
“Selena, apakah kamu ingin melihat Maisha pergi dengan mata terbuka?”
Seminggu yanglu, Selena tak acuh dengan hidup dan matinya Maisha. Karena tadi mm dia dipeluk oleh Maisha, Selena
tidak bisa melihatnya mati dengan cara yang tidak js.
Saat datang, Alex juga memberi tahu hasil penyelidikan padanya. Tidak ada orang luar yang bk—balik mengunjungi kamar
perawatan, hanya Agatha seorang.
Mungkinkah Agatha benar—benar mkukan tindakan keji seperti itu kepada ibu angkatnya? Apa
motifnya?
Secara keseluruhan, ini semua hanya tebakannya saja dan tidak ada bukti nyata.
Melihat Selena terdiam, Calvin menepuk bahunya. “Selena, aku sudah membuat keputusan,” ujarnya memecah hening.
Selena melihat punggung Calvin yang luni saat dia pergi, perasaan tak berdaya itu sekaligi menjr ke seluruh tubuhnya.
Dia enggan bertindak seperti ini, tetapi dirinya tidak memiliki kekuatan dan pengaruh. Dia juga tidak tahu apa pun tentang
Poison Bug.
Dia ingin membantu Maisha, tetapi keahliannya tidak cocok. Apa yang harus diakukan?
Mencari bantuan dari Harvey? Ada Lanny di depan dan Agatha di bkang.
Dua kandidat yang masuk daftar hitam Selena ini punya hubungan dekat dengan Harvey, sehingga Selena tidak percaya
padanya.
Selena bangkit berdiri, membuat tas tangannya terjatuh kentai. Ritsleting yang tidak tertutup rapat
menyebabkan sebuah kartu nama tergelincir keluar.
Dia membungkuk untuk mengambilnya, tetapi matanya terpaku sejenak pada kata “Sean*.
+15 BONUSContent is property of N?velDrama.Org.
Dia adh CEO Grup Multinasional Global, jadi dia pasti tahu tentang Poison Bug. Bisakah meminta
bantuannya?
Namun, dia sama sekali tidak mengenalnya. Apakah pantas meminta dia mkukan hal seperti itu?
Selena dnda kebimbangan. Saat dia mendongak, dia mendapati sekelompok orang di kejauhan
menangis pilu. Tampaknya, mereka baru mengantar kepergian anggota keluarga mereka.
Selena menggertakkan giginya dan menekan nomor yang tertera di kartu nama.
Dia sudah siap jika teleponnya tidak tersambung karena orang yang begitu sibuk memang sulit dihubungi lewat telepon kerja.
Tidak disangka seth tiga kali berdering, terdengar suara pria menyapa dengan sopan, “Halo.”
Benar—benar tersambung!
Jantung Selena berdebar kencang. Dia merasa sedikit bingung dan membs, “Halo, Tuan Sean. Namaku Selena. Maaf
mengganggumu.”
Sean mendengar suara Selena, sehingga suaranya ikut lebih ceria. “Nona Selena mengmi mash?”
“Memang ada mash. Kurang tahu apakah bisa bertemu dengan Tuan Sean untuk berbicara lebih detail?”
“Merupakan suatu kehormatan bagiku.”
Mereka menentukan lokasi,lu Sean menutup telepon.
Jari Sean mengetuk pn data
Selena di hadapannya. Asistennya,
Billie, berkata, “Tuan Sean masih ada
pertanyaan? Nona Selena ini tidak
pernah ke luar negeri, kKemiripannya
kemungkinan besar hanya kebetn,
dan tidak ada hubungannya dengan
keluarga Bet.” The content is on
noveldrama.org! Read thetest
chapter there!
Sean mengh napas, méngusap
pelipisnya. “Baih, aku yang telu
banyak berpikir. Fotonya dengan
nenekku saat masih muda
benar—benar seperti dibentuk dari
cetakan yang sama.” The content is
on noveldrama.org! Read thetest
chapter there!
“Ada banyak orang yang mirip di dunia ini, tidak mengherankan.”
Sean menutup map, merapikan
pakaiannya, dan berdiri. “Siapkan
mobil. Meskipun kami tidak punya
hubungan darah, aku tetap ingin
menemuinya,” tegasnya. The content
is on noveldrama.org! Read thetest
chapter there!