Bab 319
+15 BONUS
Harvey merasa cemas sejak beberapa bn yanglu. Dia khawatir bahwa Selena menjadi kurus dengan cepat karena sakit.
Jadi, dia secara khusus mkukan pemeriksaan fisik lengkap untuk Selena, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Selena
tidak memiliki penyakit serius.
Harvey merasa cemas tanpa san yang js saat melihat Selena meminum obat, yang kini obatnya sudah Selena tn.
Selena minum seteguk air hangat, mengusap sisa air di bibirnya dengan tisu, baru kemudian menarik pergngan tangannya
dari genggaman tangan Harvey.
“Obat perut.”
Oh, benar. Selena memiliki penyakitmbung, dulu dia pernah mengatakannya.
Harvey mengernyit, “Besok aku akan memanggil dokter datang.”
“Bukankah kamu sudah mkukan pemeriksaan padaku sebelumnya? Kamu sudah lihat hasilnya, ‘kan?
Aku sangat sehat.” ”
Selena mengatakan hal ini sambil tersenyum dingin. Dia teringat ekspresi wajah Harvey saat
pemeriksaan kesehatan.Content rights by N?velDr//ama.Org.
Beberapa kali Selena mengatakan bahwa dirinya sakit, tetapi pada akhirnya menjadi bahan ejekan
Harvey.
Jadi, Selena tidak akan merendahkan diri sendiri dan berinisiatif untuk menjskan apa pun kepada Harvey, untuk menghindari
Harvey berpikiran bahwa dia sedang mencari simpati. 1
Harvey menundukkan kep dan melihat botol obat Selena, tidak ada tulisan petunjuk di atasnya.
“Obat ini nggak ada sertifikat kyakan?”
Selena menimpali dengan datar, “Satu botol dosis telu sedikit, aku merasa kerepotan, jadi aku memasukkan beberapa botol
dosis ke dm satu botol.”
Ini adh obat yang dibuatkan Isaac khusus untuknya, Isaac juga menegaskan agar Selena slu
minum obat tepat waktu.
Penjsan dari Selena membuat Harvey tidak bisa menemukan kejanggn apa pun, kini Selena juga
sudah keluar.
“Aku boleh pergi istirahat, nggak?”
Harvey membuka mulutnya, tetapi pada akhirnya dia memilih diam.
Sekarang Selena tidak akan bicara dengan Harvey, sebab dia peduli dengan perasaan Harvey, dia juga
tidak akan ribut dengan Harvey.
Selena bagaikan kehngan cahayanya, juga tidakgi seperti hujan badal. Dia bagaikan air yang tergenang, bahkan tidak mau
berjuang.
Selena membuat Harvey makin tidak nyaman. Dia lebih suka jika Selena memukul atau menghinanyal daripada diam, tidak
berteriak, dan seperti orang asing.
Selena sudah membersihkan tubuhnya, mungkin karena tidur teluma semm, dia tidak merasa mengantuk, dia dia
mengenakan jaket untuk pergi berjn—jn di sekitar.
Pemandangan mm di pu ini juga dihiasi dengan sangat indah. Misalnyamputiampu yang digantung di bawah pohon
sakura yang sangat Jepang, terdapat segudangmpu seperti berbagai tanaman merambat di antara bunga—bunga
hydrangea yang belum mekar di pinggir jn.
Di pu ini hanya ada beberapa tupai kecil. Hewan—-hewan kecil seperti kelinci liar yang tidak berbahaya. dan tidak ada
binatang buas, jadi sangat aman.
Selena berjn-jn di pantai sembari mendengarkan suara ombak yang memukul pantai, sungguh
menyembuhkan.
Bonbon seperti penjaga setia yang slu berada di sisinya.
Sebenarnya dia menyukai tempat ini. Meskipun tidak persis seperti yang dia bayangkan, ada kemiripant sekitar sembn puluh
persen.
Harvey benar—benar membuat pu tak berpenghuni ini hanya milik dan untuk Selena.
Jika Selena tidak memiliki kebencian dan keterikatan, dia bisa hidup di sini sampai mati.
Pikiran Selena hanya dipenuhi dengan pemikiran berapa hari ayahnya akan tiba di pu, apakah operasinya akan berjn
lancar?
Juga apa yang sebenarnya terjadi pada mm kematian Lanny!
George masih hidup atau mati?
Karena terikat oleh dunia. Selena merasa tidak nyaman.
Meskipun Selena th dipermainkan oleh orang itu sma bertahun-tahun, dia tidak bisa mkukan.
apa—apa...
Dia tidak ingin tinggal di sini. Meskipun Kota Arama penuh dengan krisis, dia hanya ingin menangkap. orang jahat di balikyar
itu. Jika tidak, dia bisa kesulitan tidur dan makan.
Tiba—tiba, Bonbon berhenti di depannya,lu dengan hati-hati memperhatikan serangga kecil yang berada di atas daun bunga
hydrangea di depannya.
Ekor serangga kecil berkedip—kedip dengan cahaya hijau.
+15 BONUS
Serangga kecil terbang dengan sayapnya dan mendarat di hidung Bonbon. Bonbon sudah hidup sma bsan tahun, tetapi
belum pernah melihat serangga seperti ini. Kelihatannya Bonbon bahkan tidak berani ambil napas dm—dm, ia dengan
serius memperhatikan kunang—kunang di hidungnya.
Selena bertanya—tanya, bagaimana bisa ada kunang—kunang di musim ini?
Dia menoleh dan mh mendapati ada beberapa ekor di jn kecil sebhnya, jadi dia mengubah arah
dengan Bonbon.
Ketika Selena menaiki tangga, dia melihat sejuh besar kunang-kunang terbang keluar dari hutan.
Ini adh pesta meriah kunang-kunang, ratusan kunang—kunang bagaikan pantnngit berbintang.
menjadikan dunia manusia lebih indah dari negeri dongeng.
Selena terkejut hingga dia lupa bernapas. Dia bahkan tidak berani bergerak, takut mengganggu kelompok makhluk cantik itu.
Hingga Harvey datang dengan membawa lentera khusus, lentera tersebut terbuat dari kaca sehingga dapat melihat dengan
js kunang-kunang yang berkumpul dan terbang di dmnya.
Harvey mengenakan kemeja putih dan berjn ke sampingnya seperti tokoh utama dm komik, “Seli, ini adhmpu
kunang—kunang yang kamu inginkan.”
Kunang-kunang beterbangan di sekitar Harvey, cahaya samar—samar menghngkan kekejamannya, membuatnya terlihat
hangat dan menawan.
Selena menatap Harvey dengan tatapan kosong, hanya merasa semua ini seperti mimpi.
“Harvey, kamu...”
Harvey menggenggam tangan kecil Selena yang dingin dan berkata satu per satu, “Seli, aku nggak lupa apa pun yang pernah
kamu katakan.”