AliNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
AliNovel > Antara Dendam dan Penyesalan > Bab 286

Bab 286

    Bab 286


    +15 BONUS


    Harvey membanting sendoknya ke atas meja. “Ngomong yang js, diculik apanya!”


    Alex buru-buru menjawab, “Sekitar setengah bn yanglu, tiba—tiba nyonya menambah pasukan penjaga di sana. Waktu itu


    aku tidak menggubrisnya. Tapi, sekarang ku dipikir—pikir, mungkin pada saat itu seharusnya nyonya sudah menduga ku


    akan ada orang yang mengusik Tuan Arya. Saat kami tiba di sana, mereka semua sudah bertarung. Ada banyak perawat yang


    terluka, sementara pihak rumah


    sakit sendiri juga tidak bisa dimintai keterangan apa—apa.”


    “Di mana Arya?”


    “Beliau dibawa pergi oleh sh satu kelompok. Ku saya hitung, maka ada total empat kelompok


    ditambah dengan kita sendiri.”


    Sin Selena dan kelompoknya sendiri, kelompokin bernama Poison Bug. Ku begitu, masih ada


    satu kelompokgi. Siapakah kelompok ini?


    Sebenarnya, siapakah yang menculik Arya?


    Harvey terlihat menyadari sesuatu saat mendengar suara Alex yang agak lemah. “Kamu terluka, ya?”


    Alex menekan lengannya sekuat tenaga. Terlihat darah segar mengucur keluar dari tpak tangannya.


    Dia mengatupkan giginya dan berkata, “Nggak apa—apa, Tuan Harvey. Ini semua adh sh saya. Saya nggak pernah


    mengira ku mereka akan bertindak sejauh ini.”


    Jangankan dia, bahkan Harvey sendiri juga tidak tahu ku ternyata Arya juga ikut terlibat dm


    mash besar seperti ini. Bahkan, organisasi internasional terkenal pun juga ikut terlibat.


    Tampaknya, kematian Lanny Irwin tidak sesepele itu.


    “Obati dulu lukamu, aku akan menyuruh orangin untuk mencari tahu mash ini.”


    Harvey menutup telepon. Poison Bug sedang berkeliaran di Kota Arama. Ini bukah sebuah hal yang


    baik.


    Organisasi ini berdiri sendiri dan tidak ada hubungannya dengan negara—negara manapun. Beberapa


    dokter yang bergabung dm organisasi ini adh buronan hukuman mati dari berbagai negara.


    Sin memiliki keahlian medis yang luar biasa, ciri khas mereka adh berhati dingin dan siap


    mengorbankan ribuan nyawa demi mkukan eksperimen.


    Semua orang menghindari mereka, meskipun ada juga yang berani mengambil risiko demi


    menymatkan keluarganya.


    Beberapa pejabat penting dan bahkan konglomerat dari berbagai negara menghubungi mereka secara


    sembunyi-sembunyi untuk membeli obat terang dari tangan mereka.Content rights by N?velDr//ama.Org.


    +15 BONUS


    Harvey tidak akan memaafkan organisasi yang berbahaya ini. Dia memerlukan orang-orang khusus untuk memusnahkan


    sampah-sampah ini.


    Rumah sakit disegel total. Dari jejak darah yang terciprat hingga kengitngit, terlihat bahwa orang- orang yang menculik


    Arya pada saat itu bertindak dengan kejam dan sama sekali tidak memedulikan nyawa orangin.


    Luka yang ada di tangan Alex sendiri juga disebabkan karena dia melindungi sh satu perawat yang ada di sana.


    “Tuan Harvey, kamu nggak tahu betapa arogannya orang-orang itu. Mereka sama sekali nggak menganggap nyawa orang—


    orang itu sebagai nyawa danngsung melepaskan tembakan secara membabi buta.”


    Harvey melihat lubang tembakan yang memenuhi daun pintu dengan sorot mata penuh dengan kekhawatiran. “Ya, aku tahu.


    Ada berapa banyak korbannya?”


    “Ada dpan orang tewas, 24 orang luka berat, dan 12 orang luka ringan.”


    Kejadian Ini sudah dianggap sebagai keckaan keamanan yang sangat serius. Orang—orang yang terluka drang untuk buka


    mulut. Bahkan nyamuk pun sulit terbang keluar dari tempat kejadian.


    Pihak berwenang datang satu per satu. Banyak orang yang ada di tempat kejadian mengmi shock karena ini adh pertama


    kalinya bagi mereka mengmi situasi menakutkan seperti ini.


    Justru kamar Arya yang paling aman. Sama sekali tidak ada bekas darah di sana, hanya perawat yang biasa merawat Arya saja


    yang mengmi luka ringan.


    Harvey mngkah melewati garis polisi dan masuk ke dm bangsal milik perawat itu.


    Ini adh pertama kalinya Harvey bertemu dengan perawat yang merawat Arya.


    Pintu terbuka, perawat melihat ke arah pintu dengan hormat. Dia menganggukkan kep dan membungkukkan tubuhnya


    secara refleks. “Ketua, saya baik-baik saja. Hanya kaki saja yang terluka. Anda... adh Tuan Harvey, ‘kan?”


    Bibi perawat itu terlihat ketakutan. Dari tadi orang—orang yang datang menemuinya adh polisi atau atasan yang datang untuk


    memberikan penghiburan. Tak disangka yang datang kali ini adh Harvey Irwin, orang nomor satu dm dunia bisnis.


    Apakah orang ini sh masuk bangsal?


    Meskipun sudah memasuki musim kemarau, Harvey masih membawa aura dingin yang tak bisa hng.


    Harvey menganggukkan kepnya dan memberi isyarat kepada bibi itu untuk bersikap biasa saja.


    Harvey yang sudah terlihat anggun dan angkuh sejak sem, bertanya dengan suara dingin, “Berbaring saja di kasurmu, jawab


    saja beberapa pertanyaanku.”


    Bibi perawat tadi mh mengajukan pertanyaan lebih dulu. “Anda ... adh mantan suami Nona Selena


    ‘kan?”
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
Shadow Slave Beyond the Divorce My Substitute CEO Bride Disregard Fantasy, Acquire Currency The Untouchable Ex-Wife Mirrored Soul