Bab 185
Yesa berdiri di depan Selena, “Kak, jangan lihat.”
Jarren kemudian mengeluarkan kata—kata kasar, “Kutarik kembali ucapanku tadi yang bng bahwa Harvey adh seorang pria
baik. Dia adh seorang suami
pengkhianat, dia hanyh seorang pria yang keji. Jangan lihat pria keji seperti itu
kak, matamu bisa sakit.”
Seks, hati Selena terasa sakit. Meskipun Harvey membiarkan dirinya di sisinya. dan tidur berpelukan dengannya setiap
mm, itu tidak dapat mengubah fakta
bahwa dia akan menikahi Agatha.
Agatha ingin memperkuat identitasnya dengan sering tampil mesra dengan Harvey
di tempat umum.
Harvey tidak menyangka bahwa dia akan bertemu dengan Selena di sini. Agatha memeluk lengan Harvey dengan erat di depan
Selena. Dia mkukan ini untuk
menunjukkan kemenangannya.
Cara ini sederhana tetapi sangat efektif.
Harvey melihat Selena membawa kedua anak itu ke Area B. Dia pun menarik
lengannya dari pelukan Agatha.
Dahulu Harvey masih cukup sopan padanya, tetapi sekarang sekadar tindakan yang paling sederhana pun tidak mau dia
lakukangi.
Agatha yang sudah berdandan cantik jadi murung, dia merendahkan suaranya, “Apa kamu akan pergi mencari perempuan itu
lagi? Harvey, jangan lupa, sekarang akh
tunanganmu!”
Harvey memandang sinis ke arah Agatha yang tampak seperti seekor harimau. Dahulu, dia memperhatikan hubungan saudara
dan menjadi teman masa kecil
Agatha.
Dia sangat patuh dan menghormati Agatha dm kehidupan sehari-hari.
Seth melihat wajah asli Agatha, dia merasa sangat jijik sampai enggan
1/3This belongs ? N?velDra/ma.Org.
+15 BONUS
melihatnya.
“Kamu ingin aku berpura—pura bersamamu, aku sudah mkukannya.” Harvey Irwin
menjawab dengan sinis, tanpa ada sedikit bs kasihan pun yang tersirat di
matanya.
“Sekarang, semua orang mengira bahwa kita adh pasangan yang harmonis.”
Agatha menatap Harvey yang pergi dengan wajah yang mengerikan, tersimpan
perasaan dendam yang kuat di dm lubuk hatinya.
Dia punya firasat buruk. Bukannya semakin membenci Selena, pria ini justru makin
mencintainya.
Upayanya untuk sampai sejauh ini sangah sulit. Jika terus seperti ini, dia pasti
akan kehngan Harvey sepenuhnya.
Agatha menyingkir ke samping dan menelepon nomor yang tidak dikenal sambil
marah—marah. Suarakiki dan perempuan yang sulit dibedakan terdengar dari
lain sisi, “Aku sudah mempertimbangkan proposalmu sebelumnya, dan aku setuju.”
“Nona Agatha memang orang yang cerdas,” jawab orang itu dengan ceria.
“Apa yang harus kkukan?”
“Hanya saja Nona Agatha harus sedikit menderita.”
“Asal bisa membuat Harvey berpaling, maka aku siap untuk menderita.” Tatapan Agatha penuh dengan kebencian, kemudian
berkata, “Kali ini, aku mau dia kh!”
“Sesuai yang Nona Agatha inginkan.” Suara itu mengeluarkan tawa yang
menyeramkan.
Sinar cahaya memanjangkan bayangan Selena, membuatnya terlihat semakin nahas.
dan kesepian.
Hingga tubuhnya tiba—tiba terhempas ke dm pelukan seseorang, Selena mendongakkan kepnya dan bertemu dengan
tatapan Harvey yang dm.
Di sini tidak ada kamera pengawas dan tidak ada orang yang melihat.
Selena pehan menggeser tubuhnya suaranya tenang. “Kamu nggak seharusnya kemari, ku ada yang memotretmu, kamu
harus mengeluarkan uanggi untuk menutup mulutnya.”
Ternyata dia memikirkan dirinya tetapi ekspresi matanya begitu datar sehingga Harvey tidak merasakan perhatiannya terhadap
dirinya.
Dia tiba-tiba menyadari bahwa dia lebih ingin melihat Selena yang cemburu seperti dahulu daripada Selena yang tenang seperti
sekarang.
“Kamu memedulikan hal ini?” Harvey berbicara dengan sinis dan ketus.
Selena tampak bingung. “Standar kekasih yang baik adh menurut dan nggak merepotkan pasangannya.”
Harvey menekan tangannya di bahu wanita itu dan tertawa sinis, “Kekasih? Kamu memang sangat tahu diri.”
Selena belum bisa mengendalikan rasa sakit yang seks menusuk jantungnya.
“Sh, ya? Kamu ‘kan mau bertunangan dengan Nyonya Agatha. Situasi kayak gini di zaman dulu namanya apa? Selir?
Bahkan nggak bisa disebut selir, sekarang panggnnya udah banyak, selingkuhan, simpanan, pacar, kamu lebih suka yang
mana?”
BO SALE 1250 BONUS FREE FOR YOU!
CHET