Bab 139
Jena terlihat senang dan berkata, “lya, begitu aku mendengar bahwa aku bisa
membawa beberapa orang naik ke kapal tanpa perlu membayar dan hanya perlu
mengurus bagian makanan, Bos Freed sangat senang dan menyetujuinya. Kami
makan banyak di dapur. Semuanya sangat lezat dan aku membawa png banyak ketika aku pergi.”
Selena sekarang mengerti mengapa orang—orang setengah hati seperti mereka bisa
sukses.
Hal ini adh murni sebuah keberuntungan.
Erwin tidak pernah menduga bahwa seseorang akan berani mengacau di kapal
seperti ini dan bahkan sampai menculik Tuan Muda.
Mereka tidak menyangka pengamanannya akan setidak berguna ini, sehingga
mereka dapat berhasil dengan mudah.
Bisa dibng ini adh perjnan dua arah.
“Jadi kalian hanya mencari uangnya. Bagaimana dengan anak itu?”
“Nenekku akan membawa anak itu dengannya. Dia punya nafsu makan yang besar dan nyaris meminum semua susu yang
diperah E,” keluh Yesa.
Ketika Selena bertanya kepada mereka, tatapan George terpaku padanya dm
diam.
Apa kamu sudah selesai bertanya?” Suara bernada rendah keluar dari mulutnya.
Selena baru saja ingin berbicaragi ketika pria itu tiba—tiba memutar pisau berbentuk cakar di tangannya. Seth ktan
cahaya putih berkelebat, pisau itu pun menyentuh leher Selena.
“Katakan, siapa kamu sebenarnya?”
Sekujur tubuh Selena merinding. Kedua remaja tadi hanyh orang biasa, tetapi
pria ini ini berbeda.
1/3
+15 BONUS
Mata yang terlihat di balik topeng itu tampak seperti r yang mengamatinya dm diam. Ketika dia lengah, pria itungsung
menyergapnya,
“Ku kamu berani menyembunyikan sesuatugi, aku akan membunuhmu sekarang dan tidak akan ada yang tahu ku kamu
mati di sini.” Pria itu
mengucapkan kata demi kata dengan sinis.
Pria itu berdiri membkangi jend kayu, sosoknya yang tinggi menghngi cahaya matahari dari luar.
Emosinya tersembunyi di balik masker, tetapi bibir tipisnya yang terkatup dan niat membunuh yang terpancar js dari matanya
cukup untuk membuat Selena
merinding.
Mungkin ini karena dia lengah dan mengucapkan kalimat yang mengundang kecurigaan. Kedua remaja itu js bukah orang
jahat, lingkungah yang
membuat mereka jadi seperti ini. Selena ingin mengambil risiko.
“Aku tidak berbohong, aku masih punya foto kami dulu di ponselku.”This belongs ? N?velDra/ma.Org.
Dia mengeluarkan ponselnya yang tanpa sinyal dan membuka galeri yang tidak
ingin dia buka di depan orangin.
Ada banyak foto Harvey yang dulu dia ambil secara diam—diam di dm, baik saat
bekerja, tidur, atau minum kopi.
Ada juga satu atau dua foto Harvey yang sedang tidur sementara dia berpose lucu di
sebhnya.
Semua foto itumenunjukkan bahwa Harvey bekerja sementara dia mengganggunya,
masalu mereka sangat bahagia.
Ada satu set foto yang diambil seth dia hamil, hanya saja saat itu Harvey sudah
tidak adagi. Dia hanya sendirian sambil memegang perutnya yang besar dengan
senyum tipis di bibirnya.
“Tidak ada dusta sama sekali dm ceritaku, tetapi ada satu kebohongan yang
kukatakan padamu. Meskipun aku membenci Harvey dan Agatha, anak mereka*
tidak bersh. Ketika aku melihatmu pergi dengan menggendong seorang anak, akungsung mengikutimu tanpa pikir
panjang.”
2/3
Selena menarik napas panjang dan berkata, “Aku tidak ingin menyakiti anak itu.
Aku ingin menymatkannya dan aku tidak menduga akan pingsan karena
kelhan.”
Ternyata perkataannya ini menarik kepercayaan pria itu. Dia pun mengamati Selena dengan seksama dan menjauhkan
tangannya.
“Kamu baik hati.”
“Awalnya aku ingin melempar anak itu keut, tetapi pada akhirnya aku menyerah. Aku tidak ingin menyakiti seorang anak kecil.
Ku tujuan kalian adh uang dan
bukan anak itu, kupikir kita bisa bekerja sama.
Selena menatap pria itu dengan tajam, “Aku membenci Harvey. Aku mengenalnya lebih baik dari siapa pun. Aku bisa
membantumu mendapatkan uang itu dan kabur dari sini. Di sisiin, kamu harus menyerahkan anak itu padaku, aku ingin
memastikan bahwa dia aman.”