“Oke”
Bab 94
Pemandangan mm di Jn Marina terkenal sangat indah. Kedua sisi jn aspal yang luas
disinari olehmpumpu yang gemep, seperti jn menuju surga, membentang sampai ke tempat yang tak terlihat oleh
mata.
Selena menurunkan jend mobil dan membiarkan anginut bertiup masuk.
Anginut yang sejuk bertiup ke lehernya, berhembus begitu kencang hingga hatinya pun
menjadi sejuk.
Olga mengingatkan sambil mengendalikan setir, “Jangan sampai masuk angin.”
“Ya, hanya sebentar saja.” Selena meletakkan tangannya di jend mobil dan menyandarkan kepnya di lengannya,lu
menutup matanya dan merasakan kebebasan angin.
“Olga, aku sudah memikirkannya. Seth aku mati, kamu taburkah abuku diut.”
Olga sontak menghentikan mobil di pinggir jn, “Selena, mm—mm begini jangan bercanda seperti itu, itu tidak lucu sama
sekali.”
Selena membuka pintu dan turun dari mobil,lu menghirup anginut yang memiliki aromaut sambil berkata, “Awalnya aku
ingin membeli kembali Kediaman Bet, kemudian memintamu menguburku di bawah pohon plum itu. Anggap saja aku
kembali pada tempat asal. maupun bir itu, ayahku tidak akan pernah bisa melihatnya
mku. Bagaimanapun, baik diri
lagi, tetapi...”
Selena berhenti berbicara ketika berkata sampai di situ. “Dia tidak memberiku kesempatan ini. Tapi tidak apa—apa.
Bagaimanapun, orang mati hanya akan menjadi abu, dikubur di mana pun sama saja,”njutnya.
Olga memeluknya sambil menangis dan berkata, “Mana bisa dibng sama saja? Jika kamu dimakamkan di Kediaman Bet,
aku masih punya tempat untuk berziarah jika aku
merindukanmu. Tapi jika abumu ditabur keut, apakah aku masih harus menemui dewaut untuk meminjam mutiara pembh
air demi melihatmu?”
Selena tertawa mendengar perkataan Olga. “Kamu benar—benar adh harta berhargaku yang hidup,” ujar Selena.
“Selena, lihah, kamu terlihat begitu cantik saat tersenyum, kamu harus lebih banyak
tersenyum, oke?”
“Oke.” Selena menyunggingkan senyum sambil berkata, “Sebenarnya, seth mengmi begitu banyak hal, aku sudah
memandang banyak hal dengan biasa saja. Begith kehidupan manusia, semakin kamu menginginkan sesuatu atau
seseorang, maka akan semakin sulit untuk
menjangkaunya.”
+15 BONUS
LI
ku dipuku puiku, aku pernah mencintai seseorang dengan sepenuh hati seperti itu, dan
dan ota yang biasanya hanya ada dm cerita dongeng Sekarang semuanya hng.
ake bate melepaskannya
Olga mensahit sa cukupma dan tidak r melepaskannya. Pada saat ini Olga
meapdkan daya sehr karena berasal dari keluarga betar bkang biasa, tidak memiliki kekuasaan atau kekayaan,
sehingga tidak dapat mkukan apa pun untuk membantu Selena, padahal dia sasa mom membantu Selena.
Setiap kali memkakan hal mi, Olga merasa jijik dengan para kapitalis yang berdiri di puncak pramida, mereka dengan mudah
merampas apa pun dihargai orangin.
Damdam Olga bersumpah suatu hari nanti, dia juga akan menghasilkan banyak uang,lu mendaki ke tempat yang paling dia
benci dan menunduk ke bawah untuk melihat dunia ini.
Namun, apakah orang yang paling ingin dia lindungi masih ada pada saat itu tiba?
Olga mengajak Selena ke sebuah restoran barbeku di tepiut. Selena memesan bubur bening. Dia menyaksikan Olga
menikmati barbeku dan minum—minum dengan bebas untuk mmpiaskan ketidakbahagiaan di hatinya.This belongs ? N?velDra/ma.Org.
Ini adh keseratus kalinya di mm hari ini Olga berkata bahwa dirinya akan menusuk Harvey dan Agatha di atas panggangan
barbeku,lu terus membk—balik tubuh mereka.
Selena memakan bubur beningnya sambil tertawa dan membuka ponselnya.
Salena mengklik foto profil pada kotak dialog yang slu dia sematkan di paling atas. Nama kontaknya th dia ubah menjadi
Tuan Harvey”
Foto profilnya tidak berubah, masih merupakan foto profil pasangan yang mereka potret ketika dulu dia mengajak Harvey untuk
berfoto bersama. Harvey berwarna hitam, sedangkan dirinya
berwarna putih
Ketika diperbesar, akan terlihat ada sosok seorang wanita di bayangan Harvey, sedangkan foto profil Selena adh bayangan
Harvey.
Saat itu, Selena bahkan memuji keahlian fotografinya sendiri. Dia mengatakan bahwa makna dari foto ini adh dm dirimu
ada aku dan dm diriku ada kamu, seperti bayangan yang slu
bersama.
Selena menekan pilihan yang bertuliskan “Hapus Kontak’. Ketika kotak dialog yang disematkan itu menghng, seakan—akan
Harvey yang menghng dari dunianya.